[CLOSED] AYO KITA DUKUNG PEMBANGUNAN ALTAR BUDDHA di VIHARA SAMYAG DARSANA BULELENG

[box type=”info” fontsize=”14″ radius=”12″]

PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN ALTAR BUDDHA VIHARA SAMYAG DARSANA

Kemajuan pembangunan sampai tanggal 30 Agustus 2017

Pembangunan sampai dengan tanggal 29 Agustus 2017.
Umat bergotong royong mengerjakan pembangunan altar.

Patungnya sendiri tengah dibuat di Jawa, dan saat ini masih dalam proses pengerjaan. Diperkirakan bulan september baru bisa rampung dan dikirimkan ke Bali.
Sebagian bahan bangunan yang dibeli untuk pembuatan pondasi altar Buddha.
Bagian relief belakang telah hampir selesai dikerjakan.

[/box]

Vihara Samyag Darsana yang terletak di desa Petandakan, Kabupaten Buleleng pada tahun 2017 ini merencanakan untuk membangun Altar Buddha Parinibbana. Pada tahun 2015 par umat  telah menyelesaikan perehaban Dharmasala dan pada tahun 2016  telah memindahkan bangunan bale kulkul.

Sarana dimaksud akan di bangun sebagai wujud sekaligus upaya untuk memupuk saddha dan bhakti serta semangat umat Buddha di Desa Petandakan pada khususnya dan Kab. Buleleng pada umumnya. Pembangunan sarana ini bertujuan melengkapi sarana pemujaan yang telah ada diantara Stupa, pohon bodhi, dan taman Arca Buddha.

Dikarenakan keterbatasan kemampuan ekonomi umat Buddha Desa Petandakan, kami memohon dukungan bantuan dana, karena saat ini pengerjaannya telah tersendat. Pengerjaan pembangunannya sendiri telah dimulai sejak bulan Juli tahun 2016 secara gotong royong sesuai dengan ketersediaan dana. Besar harapan kami agar niat luhur ini dapat terwujud dengan segera didasari oleh keikhklasan dan semangat para donatur dan umat.

[box type=”info” fontsize=”14″ radius=”12″]

LATAR BELAKANG

Pada tahun 1966, bermula dari sebuah perkumpulan sejumlah penduduk Desa Petandakan yang dipelopori oleh Alm. Ketut Srimadia mempelajari filsafat agama melalui media geguritan (kidung/tembang tradisional Bali). Dari kegiatan tersebut mereka menemukan ajaran-ajaran Buddha dalam geguritan Sucita dan Kekawin Sutasoma. Rupanya dalam proses pencarian maknanya tersebut bertemulah mereka dengan alm. YM. Girirakkhito yang pada waktu itu sedang membangun sebuah Vihara di Desa Banjar Tegeha, Kecamatan Banjar.

Seiring bergulirnya roda waktu, mereka merasa semakin cocok dengan ajaran Buddha Dhamma yang sederhana tapi penuh intisari kebajikan. Akhirnya, pada tahun 1974, dipelopori oleh Alm. Ketut Srimadia sejumlah warga Petandakan yang menjadi pengikut setia tokoh kharismatik tersebut menyatakan diri secara resmi menjadi umat Buddha. Hal tersebut juga diikuti oleh sejumlah orang dari Desa Alasangker dan Desa Penglatan.

Sebagai orang Bali asli bukan pendatang, tentunya mewarisi kebudayaan yang menjadi ciri dan karakter orang Bali seperti seni busana, seni tabuh, seni sastra, dan lain-lain yang dijiwai nilai-nilai religius sebagaimana halnya menjadi ciri khas budaya ketimuran. Seni patung dan ukir misalnya, selain berfungsi sebagai ekspresi rasa seni juga berfungsi sebagai penggugah spiritualitas. Oleh sebab itu, umat Buddha Desa Petandakan tidaklah mungkin menghilangkan unsur-unsur seni tradisi yang telah mendarah daging dalam kehidupan mereka. Lagi pula, seni tradisi diharapkan menjadi perekat dalam interaksi sosial di masyarakat Desa Petandakan khususnya dan Kabupaten Buleleng pada umumnya.

Pada tahun 2015 kami telah menyelesaikan perehaban Dharmasala dan pada tahun 2016 kami telah memindahkan bangunan bale kulkul. Selanjutnya kami berniat membangun Altar Buddha Parinibbana. Sarana dimaksud akan kami bangun sebagai wujud sekaligus upaya untuk memupuk saddha dan bhakti serta semangat umat Buddha di Desa Petandakan pada khususnya dan Kab. Buleleng pada umumnya. Pembangunan sarana ini bertujuan melengkapi sarana pemujaan yang telah ada diantara Stupa, pohon Bodhi, dan taman Arca Buddha.

Keterbatasan dana dari Umat Buddha Desa Petandakan yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan buruh selalu menjadi kendala utama pada tiap usaha pembangunan fasilitas Vihara. Meski demikian berkat semangat, keuletan, dan keikhlasan bersama dari umat dan donatur tiap usaha pembangunan tersebut selalu dapat diselesaikan dengan baik. [/box]

Adapun Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Altar Buddha Parinibbana dimaksud kami rinci di bawah ini:

Telah disepakati oleh Panitia Penggalangan Dana Vihara Samyag Darsana untuk mempercayakan sepenuhnya penggalangan dana  kepada Segenggam Daun. Semoga jodoh baik ini dapat terlaksana dengan lancar.

Kami berharap proses pembangunan altar Buddha Parinibbana dan fasilitas pendukungnya akan berjalan lancar. Semoga dukungan dan bantuan dari para donatur, umat, dan saudara se-Dhamma sekalian membawa manfaat tidak hanya untuk perkembangan umat Buddha di vihara Samyag Darsana saja tetapi membawa kemajuan bagi perkembangan Buddha Dhamma di semua wilayah Indonesia.

[quote font=”trebuchet” font_size=”16″ font_style=”italic” color=”#000000″ bgcolor=”#aed691″]Donasi dapat Disalurkan ke Rekening BCA Nomor 8555 071 899 atas nama Harly J & Yudianto, dengan menambahkan akhiran 7, misal Rp. 300.007,- atau memberikan keterangan.[/quote]

bca1

[iconbox title=”KETERANGAN Lainnya dapat menghubungi Kontak berikut” title_align=”center” content_align=”center” layout=”boxed” bg=”#a9d689″ border=”#59d600″ content_color=”#0a0405″ align=”left” type=”vector” icon=”momizat-icon-phone” icon_align_to=”box” size=”32″ ] 

Ketut Sadiya Yasa – 0896 8621 9234

Kadek Ariyanto – 081338172569

King Tony – 0877 8887 3879 Pin BB: 5526FAA1 

[/iconbox]

[box type=”note” fontsize=”18″ radius=”10″]Nama para donatur, dan bukti penggunaan dana, akan  selalu diupdate di website ini selama penggalangan dana belum ditutup. Untuk masukkan dan saran, dapat diberikan pada kolom komentar dibawah. [/box]

Mohon Kiranya sahabat se Dhamma dapat turut serta menyebarkan informasi ini, sehingga Buddha Dhamma dapat tersebar dengan baik. Begitu besar manfaat dari mendirikan sebuah vihara atau tempat meditasi. Semoga kesempatan baik ini yang merupakan ladang bagi kita semua untuk menanam benih-benih kebajikan, dapat dimanfaatkan oleh Bapak /Ibu /Saudara/ Saudari dan para dermawan.

Semoga rencana tersebut dapat berjalan lancar dan proses renovasi dapat terlaksana dengan baik. Mari kita satukan tekad dan pengabdian kepada kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha demi pembabaran Buddha Sasana.

Semoga jasa baik yang dilakukan oleh Bapak /Ibu /Saudara/ Saudari dan para dermawan membawa kemajuan, kesejahteraan dan kebahagiaan lahir maupun batin.

Semoga Tiratana Selalu Melindungi Kita Semua

[box type=”note”]“Memberi makanan, seseorang memberikan kekuatan; memberi pakaian, seseorang memberikan keindahan; memberi penerangan, seseorang memberikan penglihatan; memberi angkutan, seseorang memberikan kesenangan; memberi perlindungan, seseorang memberikan semuanya; tetapi seseorang yang mengajarkan Dharma, ajaran Sang Buddha yang istimewa, orang seperti itu memberikan makanan surgawi.” (Samyutta Nikaya, I, 32)[/box]

Berikut ini adalah nama harum para dermawan yang telah ikut serta berdana demi

[box type=”Note” fontsize=”20″]Total Dana Terkumpul per 14 Agustus  Pukul 14.00 wib: Rp. 92.380.448,-, [/box]

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

[CLOSED] AYO KITA DUKUNG KELANGSUNGAN TRANSPLANTASI GINJAL BAPAK TAN TANOTO

Read Next

FIlm Dokumenter  Kisah Nyata  Melafal Nama Buddha (Nien Fo)  Mengobati Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published.