[CLOSED] AYO KITA DUKUNG KELANGSUNGAN TRANSPLANTASI GINJAL BAPAK TAN TANOTO

[box type=”tip” fontsize=”16″ radius=”14″]

PENYALURAN DANA UNTUK KASUS BAPAK TAN DIHENTIKAN

Sehubungan dengan surat permintaan klarifikasi yang dilayangkan pihak Prodia dengan nomor 020/HKM/PW/EKS/VII/2017 per tanggal surat 03 Juli 2017 dan kami terima per email tanggal 07 Juli 2017.

Terus terang kami selaku pihak pengelola website segenggamdaun.com baru tersadar bahwa ada sesuatu yang tak beres dengan nota pembayaran pemeriksaan yang kami tampilkan di website.

Untuk kasus Bapak Tan yang melakukan pemeriksaan di Prodia, setelah kami cermati di kuitansi yang kami terima berupa hasil scan, ternyata memang benar terdapat perbedaan bentuk Font dan ketebalannya. Berdasarkan data dari pihak prodia terdapat perubahan harga untuk setiap item pemeriksaan (untuk detail perubahan harga dapat dilihat pada surat yang dikirimkan pihak Prodia yang juga kami lampirkan disini).

Kuitansi pembayaran yang kami terima dr Sdri. Eveleine (putri Bp. Tan) melalui email.

Hal ini telah kami konfirmasikan ke pihak yang menyerahkan yaitu Sdri. Eveline yang merupakan putri dari Bapak Tan. Permintaan kami sederhana yaitu meminta kuitansi asli, namun katanya kuitansi tersebut tidak ada pada mereka,namun dipegang oleh pihak rumah sakit. Pada awalnya Sdri. Eveline menyatakan bahwa melakukan pembayaran langsung secara tunai kekasir Prodia senilai hampir 18 juta rupiah, namun keterangan itu akhirnya berubah dengan menyatakan bahwa pembayaran dilakukan di rumah sakit ( Chat WA tersimpan dan ada pada admin).

Kejanggalan lainnya yang ditemukan setelah dilakukan penelusuran yaitu bahwa berdasarkan data yang dimiliki oleh pihak Prodia bahwa kuitansi yang diubah tersebut tanggal kejadiannya adalah bukan bulan Juni 2017 namun adalah pada bulan Febuari. Dan pembayaran yang dilakukan adalah menggunakan kartu kredit Mandiri dan BCA atas nama Eveline. Hal ini telah juga kami tanyakan, namun sdri. Eveline bersikeras melakukan pembayaran tunai dan tidak memiliki kartu kredit. Pihak Prodia mempunyai data lengkap mengenai detail transaksi tersebut.

Telah kita minta juga kepada sdri. Eveline untuk dapat datang ke Prodia dan bertemu langsung, agar dapat ditemukan kejelasan, namun sampai hari ini Rabu, 12 Juli 2017 hal tersebut belum terlaksana dengan berbagai alasan.

Untuk itu kami dari pihak pengelola website segenggamdaun.com memohon maaf dan pengertian kepada pihak Prodia, karena atas kekurang cermatan dan ketidak hati-hatian kami dalam menampilkan bukti pembayaran yang ternyata telah mengalami pengubahan.

Kami sadar bahwa apa yang kami tampilkan tersebut dapat merusak citra dari Prodia, dan tentu akan dapat menimbulkan kerugian baik materi maupun immateril. Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf dan pengertiannya, karena apa yang kami perbuat tersebut adalah diluar kendali kami.

Sekaligus disini diumumkan mengenai penghentian pemberian bantuan kepada Bp. Tan, karena dari pihak mereka sendiri tidak transparan dan tak ada itikad baik untuk dapat menyelesaikan masalah ini dengan segera. Pada awalnya sesungguhnya kami ingin tetap melanjutkan bantuan kepada Bp. Tan dan mengharapkan kesembuhan beliau. Namun beberapa pertimbangan, terutama komunikasi yang sudah tidak lagi baik dengan pihak keluarga, membuat kami memutuskan penghentian.

Kami dari pihak pengelola website tak mau untuk terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum. Silahkan bagi pihak Prodia apabila ingin mengambil langkah-langkah hukum. Kami dari pengelola website bersedia untuk memberikan bukti-bukti dan kesaksian.

Semenjak berita ini dipublish, apa pun yang terjadi dan dilakukan oleh Bp. Tan dan putrinya sdri. Eveline adalah diluar tanggung jawab kami, dan kami tak tersangkutpaut apapun juga dengan segala resiko yang kemudian muncul.

Mengenai sisa dana yang masih ada pada kami, akan digunakan untuk kegiatan lainnya.

Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya.

PENGGALANGAN DANA DITUTUP

Sampai hari ini tanggal 19 Juni pukul 10.30 wib, dana yang masuk sudah mencapai Rp. 77 juta, maka dirasakan sudah mencukupi untuk membiayai operasi tranplantasi ginjal untuk bapak Tan. Anumodana dan terima kasih atas dukungan semua pihak yang tak dapat disebutkan satu persatu disini, semoga segala kebajikan yang telah kita lakukan bersama senantiasa mengkondisikan kebahagiaan untuk kita semua.

Saat ini Bp. Tan masih menjalani rawat inap di RS. Karyadi semarang guna menjalani beberapa test lanjutan.

Update dan perkembangan dari Bp. Tan akan tetap ditampilkan disini.

Pihak keluarga menitipkan pesan kepada semua donatur yang telah berpartisipasi ” Terima kasih banyak atas perhatian dan donasi yang telah diberikan kepada Papa kami Bp. Tan Slamet Tanoto. Disaat-saat kami tak tahu harus melakukan apa lagi, disaat-saat kami kebingungan Papa harus menjalani operasi dengan biaya besar, akhirnya kami menemukan harapan kembali. Ternyata di dunia ini masih banyak orang-orang yang punya perhatian kepada sesamanya walaupun tak saling kenal sebelumnya. Semoga semua kebaikan yang telah para donatur berikan kepada keluarga kami dapat berbuah kepada anda sekalian berupa kesehatan, kesehjahtraan dan kebahagiaan.”

[/box]

UPDATE

[divide icon=”circle” color=”#dd3333″]

Bapak Tan Slamet Tanoto (60 tahun) adalah seorang ayah dari 2 orang putri yang semenjak tahun 2015 menderita gagal ginjal kronis. Semenjak itu ia wajib melakukan cuci darah sebanyak 2 kali setiap minggunya. Profesinya sebagai sales spare part mesin harus ditinggalkannya. Disaat yang sama istrinya juga menderita radang pada kandung kemihnya, dan telah menjalani operasi sebanyak 7 kali.

Untung pada saat itu kedua putrinya telah dapat mencari nafkah, sehingga dapat membayar biaya pengobatan kedua orang tuanya. Namun saat ini kondisi fisik Bapak Tan terus menurun, dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi transplantasi ginjal. Beruntungnya ada seorang keluarga yang bersedia untuk mendonorkan ginjalnya.

Bapak Tan walaupun telah menjalani cuci darah sebanyak 2 kali setiap minggunya, kondisinya terus memburuk. Dokter menyarankan untuk dapat dilakukan transplantasi ginjal secepatnya.

Selama ini pengobatan bapak Tan menggunakan BPJS, namun untuk proses tranplantasi ginjal tersebut, biaya cek laboratorium serta operasi dan pemulihan pendonor tidak dapat diklaim ke BPJS. Biaya-biaya yang harus ditanggung sendiri berdasarkan pengalaman orang yang telah menjalani tranplantasi ginjal diperkirakan bisa mencapai 75 juta.

Mengingat kondisi Bapak Tan dengan semangatnya yang begitu besar untuk dapat sembuh kembali, dimana keluarganya juga sangat membutuhkan sosoknya sebagai kepala keluarga, dan juga adanya kesempatan yang sangat baik dimana ada keluarga yang bersedia mendonorkan ginjalnya, dan juga sebagian biaya operasi dapat dijamin dengan BPJS, maka kami dari segenggamdaun.com yang diminta oleh keluarga Bapak Tan untuk memfasilitasi penggalangan dana bagi proses operasi beliau.

Surat Rujukan dari RS untuk dapat segera dilaksanakan transplantasi ginjal. Namun karena ketiadaan biaya, tindakan tersebut sampai saat ini belum dilakukan.

Untuk lebih jelasnya mengenai kondisi Pak Tan dapat dibaca pada surat yang dikirimkan oleh putrinya  ke admin segenggamdaun.com berikut ini:

[box type=”info” fontsize=”14″ radius=”15″]

Salam kenal Bapak Ibu dan penderma sekalian,

Perkenalkan nama saya adalah Eveline berdomisili di Semarang, saya merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Saya bekerja sebagai karyawan pembukuan di pabrik keramik dengan gaji sebesar 3 juta rupiah setiap bulannya, dan saya mempunyai kakak perempuan berumur 28 bernama Yovita, yang belum menikah. Saat ini kakak saya tersebut bekerja sebagai karyawan di kota Solo dengan gaji kurang lebih sekitar empat juta rupiah per bulan. Di dalam keluarga, kami berdua bekerja  untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan biaya pengobatan Papa karena papa sudah tidak bisa bekerja seperti biasanya.  Foto di bawah ini merupakan foto saya bersama kakak saya semasa kecil.

Saat ini papa saya yang bernama Tan Slamet Tanoto mengalami gagal ginjal kronis akibat penyakit diabetes dan darah tinggi yang diderita sejak 10 tahun terakhir. Papa pernah mengalami gula darah di angka 500 dan tensi di angka 220. Sebagai satu-satunya pria dalam keluarga, papa adalah tulang punggung keluarga selama puluhan tahun.

Namun hal itu tidak bisa ia lakukan lagi sejak menderita gagal ginjal dan diharuskan menjalani prosedur cuci darah, 2 kali dalam seminggu sejak 2015. Kini papa hanya bisa sering berbaring di tempat tidur. Di waktu yang hampir bersamaan, mama saya yang bernama Tirtaningsih, mengalami infeksi kandung kemih sehingga harus menjalani operasi, bahkan hingga 7 kali. Bukannya membaik, kondisi mama saya justru semakin menurun juga, luka bekas operasi tidak kunjung tertutup sehingga mama saya harus menggunakan diapers setiap hari. Untuk obat obatan, mama mengeluarkan biaya sebesar 2,2 juta rupiah per bulannya, dikarenakan tidak semua obat obatan ditanggung oleh BPJS. Dan untuk diapers sebesar 600 ribu rupiah per bulan. Aktivitas sehari-harinya terhambat dan ia tidak lagi bisa mengurus papa yang sedang sakit.

Terlampir surat rujukan selama mama saya mengalami infeksi kandung kemih (uro) dan harus menjalani operasi sebanyak 7 kali di Rumah Sakit Kariadi Semarang .

Oleh Prof. Lestariningsih, SP.Pd KGH, papa disarankan untuk segera menjalani transplantasi ginjal di Rumah Sakit Kariadi Semarang karena hidup papa saya saat ini kondisinya makin memburuk. Transplan ini akan dilakukan setelah musyawarah keluarga, Papa akan mendapat donor ginjal dari anak dari saudara kakek saya (sepupu papa).

Papa sering mengalami bengkak akibat ureum dan kreatinin yang tinggi di dalam tubuh, susah jalan serta sesak napas dan sering menginap di rumah sakit akibat gagal ginjal tersebut. Saat ini papa saya membutuhkan biaya sebesar 75 juta rupiah karena BPJS tidak dapat mengcover semuanya dan kami sebagai pihak keluarga kesulitan mengumpulkan uang sebesar 75 juta.

Mama kami ditengah kondisinya sendiri yang sakit-sakitan, terpaksa harus menemani papa setiap dirawat di RS dan selama proses cuci darah, karena kami anak-anaknya harus bekerja. Papa sendiri setiap minggu harus menjalani 2 kali cuci darah.

Papa merupakan anak tunggal dan mama saya hanyalah ibu rumah tangga. Donasi yang dikumpulkan akan digunakan untuk tes kecocokan transplantasi ginjal antara lain tes HLA sebesar 8 juta rupiah, crossmatch sebesar 2,5 juta rupiah , tes thorax sebesar 5 juta rupiah , dan tes organ seperti jantung dan paru paru untuk ayah dan pendonor sebesar lebih kurang  15 juta rupiah, biaya operasi yang tidak dicover oleh BPJS (seperti tindakan injeksi sebesar 6 juta rupiah) serta biaya pemulihan di Rumah Sakit Kariadi Semarang selama 1 bulan diperkirakan sebesar 40 juta rupiah.

Saat ini papa  telah menjalani tes darah dan tes jantung di Rumah Sakit Kariadi Semarang, namun karena terbentur masalah biaya, tes lainnya belum dapat dilakukan. Terlampir surat rujukan dan hasil tes yang telah ayah saya lakukan.

Semoga harapan kami sekeluarga dapat terwujud atas dukungan dan kemurah hatian para dermawan sekalian. Semoga papa kami dapat segera menjalani operasi tranplantasi ginjalnya, serta dapat segera sehat dan pulih kembali.

[/box]

[box type=”note” fontsize=”14″ radius=”10″]Catatan Admin:

Biaya operasi untuk proses tranplantasi ginjal yang harus disiapkan karena diluar cakupan BPJS adalah sekitar Rp. 75 juta. Sebanyak Rp. 30 juta digunakan untuk pemeriksaan kecocokan pendonor. Sisanya adalah untuk cost sharing setelah proses operasi mencakup ruangan ICCU & Isolasi pendonor yang tak dicover BPJS. 

BPJS hanya mengcover biaya untuk Bapak Tan, sedangkan untuk pendonor tak dapat dijaminkan. Selain itu ada berbagai jenis obat-obatan dan peralatan yang tak dapat dicover oleh BPJS. Sebagai Informasi biaya transplantasi jika tanpa BPJS adalah sebesar Rp. 550 juta. 

Tindakan operasi akan dilakukan di RSUP Kariadi Semarang, karena dokter Prof Lestariningsih  SP.pd KGH,  yang merupakan salah satu dokter tranplantasi ginjal di Indonesia praktek di RS tersebut,  dan peralatan dan teknologinya juga tersedia .

Begitu dana tersedia,maka proses pra-transplantasi akan segera dilaksanakan. Dari proses pra sampai selesai tranplantasi diperkirakan akan memakan waktu 1 bulan.

Mari kita dukung bersama ketulusan hati dan pengorbanan keluarga yang akan mendonorkan ginjalnya , demi kelangsungan hidup bapak Tan.

Semoga kita bersama dapat membuktikan bahwa didunia ini masih ada rasa simpati, empati , dan sangat banyak orang berhati mulia di luar sana. [/box]

[quote font=”trebuchet” font_size=”16″ font_style=”italic” color=”#000000″ bgcolor=”#aed691″]Donasi dapat Disalurkan ke Rekening BCA Nomor 8555 071 899 atas nama Harly J & Yudianto, dengan menambahkan akhiran 8, misal Rp. 200.008,- atau keterangan : Bp. Tan[/quote]

[iconbox title=”KETERANGAN Lainnya dapat menghubungi Kontak berikut” title_align=”center” content_align=”center” layout=”boxed” bg=”#a9d689″ border=”#59d600″ content_color=”#0a0405″ align=”left” type=”vector” icon=”momizat-icon-phone” icon_align_to=”box” size=”32″ ] Eveline (Putri Bp. Tan)  0899 9854 535

King Tony  – 0878 8121 9798 (Pin: 5526FAA1)

Sdri. Sumarah – 0821 788 16776 (Pin: 2B902CAD)

[/iconbox]

[box type=”note” fontsize=”18″ radius=”10″]Nama para donatur, dan bukti penggunaan dana, akan dibuatkan Link tersendiri. Perkembangan Bp. Tan akan selalu diupdate di website ini selama penggalangan dana belum ditutup. Untuk masukkan dan saran, dapat diberikan pada kolom komentar dibawah. [/box]

[iconbox title=”PENJELASAN” title_align=”left” content_align=”left” layout=”boxed” bg=”#ededa6″ border=”#dd9933″ title_color=”#000000″ content_color=”#dd2a2a” align=”left” type=”vector” icon=”momizat-icon-bubbles” icon_align_to=”title” size=”32″ icon_bg_color=”#ededa3″ icon_bd_color=”#dd9933″ ]Pihak Keluarga bersedia untuk melaporkan penerimaan dana berikut nama donatur yang masuk. Laporan akan dipublish pada website ini.

Penggunaan dana akan disertai bukti kuitansi yang juga akan dipublish di website.

Admin segenggamdaun.com, berhak menghentikan penggalangan dana apabila kebutuhan dana sudah mencukupi, ataupun jika terjadi permasalahan dikemudian hari.

Apabila terdapat kelebihan dana yang besar dari kasus ini, maka sebagian akan digunakan untuk kegiatan sosial lainnya [/iconbox]

11898867_1158836877467044_1546283512640824541_n

Berikut ini adalah nama harum para dermawan yang telah ikut serta berdana demi kelangsungan proses Transplantasi Ginjal Bp. Tan Slamet Tanoto, yang dikoordinir oleh segenggamdaun.com.

[box type=”Note” fontsize=”20″]Total Dana Terkumpul per 19 Juni  Pukul 10.30 wib: Rp. 77.713.475,-,

[/box]

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

[CLOSED] WAISAK 2561: Mari Kita Berbagi Kebahagiaan

Read Next

[CLOSED] AYO KITA DUKUNG PEMBANGUNAN ALTAR BUDDHA di VIHARA SAMYAG DARSANA BULELENG

Leave a Reply

Your email address will not be published.