Benedict Cumberbatch: Akhirnya Bertemu Dengan Ajaran Buddha

Tahukah kamu bahwa Benedict merupakan aktor yang bisa memainkan berbagai karakter? Tak heran jika dia dikenal juga sebagai aktor yang jenius karena bisa memerankan hal-hal yang sulit dan unik.

Benedict Timothy Carlton Cumberbatch, pemeran utama Doctor Strange ini memiliki masa kecil yang bahagia. Merupakan putra dari pasangan artis  Wanda Ventham dan Timothy Carlton . Aktor ini mengenyam pendidikan sejak berusia delapan tahun di sekolah asrama dan kini ia telah menjadi salah satu aktor papan atas dunia.

Benedict  melewati masa di mana dirinya mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Mancester untuk kuliah drama pada 1990-an. Ia pun kemudian mendapat gelas Master di London Academy of Music and Dramatic Art.

Pemeran Doctor Strange, Benedict Cumberbatch pun menikahi Sophie Hunter pada 15 Februari 2015. Ben telah menjalani hubungan persahabatan dengan Sophie  Hunter selama 17 tahun. Keduanya telah memiliki seorang putra bernama Christopher Carlton dan kini mereka tengah mengharapkan hadirnya anak kedua. Melewati masa kecil yang menyenangkan, berikut adalah transformasi Benedict Cumberbatch, From Zero To Hero.

Berperan  sebagai  Van Gogh dan Alan Turing di fim sherlock Holmes dan Hamlet telah membuat Benedict Cumberbatch salah satu aktor paling terkenal di dunia. Melalui semua itu, dia tetap seorang yang periang, membumi, dan penuh kasih..

Dalam beberapa tahun saja sejak mengambil peran sebagai Sherlock Holmes di serial BBC,  publik  mengakui bahwa dia telah menjadi  salah satu aktor terbesar di Inggris. Dia telah muncul dalam film-film seperti Star Trek: Edge of Darkness and The Hobbit, 12 Years a Slave dan The Imitation Game. Baru-baru ini ia menerangi panggung London yang paling menuntut dari semua peran: Shakespeare Hamlet.

Sebagai Sherlock Holmes diserial BBC.
Sebagai Sherlock Holmes diserial BBC.

Beberapa kritikus menganggap kesuksesannya berasal dari  pelatihan yang ia terima di LAMDA, salah satu perguruan tinggi drama top Inggris. Ia juga meletakkan keberhasilannya dengan meluangkan waktu untuk mengajar bahasa Inggris di pra-universitas /gap year untuk biksu Buddha Tibet di sebuah biara Buddha di dekat Darjeeling, India.

***gap year adalah sebuah keputusan menunda kuliah selama setahun, fenomena ini memang bukan hal baru, gaya ini sudah sangat tenar di Australia dan beberapa negara di Eropa, dimana aktivitas ini sebenarnya bukanlah menganggur, mereka bisa mengisi kegiatanya dengan magang, kerja sosial, relawan di luar negeri dan hal-hal lain mulai dari hal yang gratis, dibayar ataupun sampai merogoh kocek mereka sendiri, dan Amerika Serikat memang tergolong baru sehingga wajar banyak terjadi pertentangan.

cxafuqfweaes0a0

Benedict Cumberbatch dan Buddhism

Mungkin para  penggemar film nya  tidak tahu bahwa Benedict Cumberbatch menganggap dirinya seorang Buddhis, dan bahkan beberapa  kali menghubungkan keberhasilan dan waktunya pada  sebuah vihara  Buddha di Tibet.

Di bulan Mei 2016, menanggapi  isu dari Lion Roar (majalah Buddhis terkemuka sebelumnya dikenal sebagai Shambhala Sun), wartawan Dominic Wells mewawancarai Cumberbatch untuk mendapatkan cerita utuh.

Setelah lulus dari SMA, Benedict menabung untuk pergi ke India untuk menghabiskan tahun senggangnya di sebuah vihara di sana, tempat dia mengajar bahasa Inggris untuk para bhiksu dan belajar mengenai Agama Buddha.

Salah satu adegan dalam film Doctor Strange.
Salah satu adegan dalam film Doctor Strange.

Di sana, meskipun ia diberi makanan dan penginapan, ia mengatakan bahwa ia harus belajar untuk hidup “dengan cara yang sangat terbatas.”

Ia merasa saat di tinggal bersama para bhiksu, ia memberikan sedikit ilmu kepada para bhiksu ketimbang banyaknya ilmu yang ia peroleh dari para bhiksu tersebut.

“Itu luar biasa. Ketika Anda sudah sangat tenang dan penuh perenungan, perhatian akan kesadaran akan jadi lebih meningkat, peka, tajam dan lebih terfokus, tambah sang aktor. Ketenangan merupakan sebuah bagian utama dan penting dari berakting.”

tumblr_nxhxdpgbcd1qj5s9to1_1280

Hari ini, Cumberbatch menggambarkan dirinya sebagai  seorang filosofis Buddhist, dan menggunakan praktek Buddhistnya  dalam akting. “Kadang-kadang sebagai seorang aktor yang ingin mencari  kesempurnaan,” katanya. “Jika Anda bisa memahaminya(meditasi) bahwa, jika Anda ingat ketika  Anda berada  dalam kekacauan, itu akan menarik  Anda dan memberikan kepada  Anda suatu ketenangan/anugerah  dan kemudahan.”

Pelatihan Buddha, ia mencerminkan, adalah sangat penting bagi nya dan juga  sangat  mempengaruhi  perannya

Tapi ada alasan yang lebih dalam, meskipun ia mengambil  peran  yang  serius, dia tidak menganggap dirinya adalah orang yang  terlalu serius; Inilah  mengapa ia tetap terkenal sebagai  salah satu bintang  UTAMA yang paling baik, menyenangkan dan paling berpengaruh. Itu disebabkan karena ada  biksu Tibet yang mengajarkan kepadanya bahwa Anda tidak harus menjadi bosan ataupun menjadi terlalu serius hanya karena peran dalam profesi Anda atau spiritualitas Anda:  ini karena  humor juga merupakan bagian intrinsik dan bagian yang penting  dari  hidup juga.

Tampaknya Benedict juga tersentuh dengan ajaran Master Zen Y.M. Thich Nhat Hanh saat ia terlibat dalam pembuatan sebuah film dokumenter berjudul “Walk With Me” sebagai naratornya.

“Dalam hidup saya, saya sangat tersentuh oleh ajaran Thich Nhat Hanh, merupakan kehormatan besar untuk bekerja pada Walk With Me,” kata aktor yang pernah mengisi suara karakter Smaug Sang Naga di film The Hobbit – The Desolation of Smaug.

“Saya tidak ragu bahwa penonton di seluruh dunia akan tergerak oleh film indah ini yang mengamati kehidupan sehari-hari para viharawan dan viharawati yang telah mengomitmenkan hidup mereka untuk seni berkesadaran,” jelasnya mengenai film yang mengisahkan kehidupan di Plum Village, vihara asuhan Master Zen Thich Nhat Hanh.

Cumberbatch adalah guru muda Inggris yang  tidak diketahui ketika ia membuat koneksi ke Buddhisme di sebuah biara Tibet di Darjeeling. Dia kembali ke Himalaya sebagai salah satu bintang film terbesar di dunia.

Cumberbatch juga membahas pengalaman mendekati  kematian, apa yang dia belajar tentang kehidupan dari para biarawan Tibet, dan kegembiraan kembali ke India untuk film Doctor Strange.

Cumbercath bersama Istri dan anaknya.
Cumberbatch  bersama Istri dan anaknya.

Pengalaman Peran Mendekati Kematian

Dia terkekeh sendiri, mengenang saat itu, dan antusias bercerita . Bahkan, hanya ada satu titik di percakapan kami saat berhenti tertawa. Saat itulah ia menghidupkan kembali pengalaman mengerikan ketika ia dihadapkan dengan proses  kematian sendiri. Ini adalah pengalaman yang membuatnya lebih   berpikiran rohani-dan bersemangat untuk merebut hidup dengan kedua tangan.

Benedict Cumberbatch saat sedang melakukan syuting BBC mini seri yang berjudul To the Ends of the Earth in South Africa tahun 2005 ketika ia dan teman-temannya ditahan dalam pembajakan mobil oleh enam orang bersenjata. Tangannya diikat, dan ia dimasukkan ke dalam bagasi mobil.

Ketika mobil berhenti, ia diseret keluar dan diperintahkan untuk berlutut di tanah bersama teman-temannya, dengan selimut menutupi kepalanya. Dia benar-benar yakin bahwa mereka semua akan ditembak mati. Semua yang ia bisa  pikir pada saat  itu untuk bicara-mengatakan kepada orang-orang bersenjata itu bahwa itu adalah tindakan bodoh untuk menembak mereka, bahwa itu hanya akan menyebabkan mereka dalam kesulitan karena kematian seorang  aktor Inggris. Akhirnya para penculik itu meninggalkan mereka begitu saja.

Beberapa adegan dalam Film Doctor Strange mengambil latar kuil Swayambhunath Nepal yang menghadap Kathmandu dari atas bukit.
Beberapa adegan dalam Film Doctor Strange mengambil latar kuil Swayambhunath Nepal yang menghadap Kathmandu dari atas bukit.

Benedict Mengumpulkan Sumbangan untuk Kemanusiaan

Ketika Caitlin Moran, seorang jurnalis dan penulis yang sebelumnya telah mewawancarai Cumberbatch, memintanya untuk berkontribusi pada suatu kegiatan  amal bantuan untuk pengungsi Suriah, dia langsung setuju. Dari ruang ganti, ia merekam video dirinya membaca puisi Home.

“Anda harus memahami bahwa tidak ada yang menempatkan anak-anak di perahu, kecuali air lebih aman daripada tanah”

Aktor Benedict Cumberbatch dengan istrinya, Sophie Hunter, setelah menerima CBE (Commander of the Order of the British Empire) dari Ratu Elizabeth II
Aktor Benedict Cumberbatch dengan istrinya, Sophie Hunter, setelah menerima CBE (Commander of the Order of the British Empire) dari Ratu Elizabeth II.

Keterlibatannya tidak berakhir sampai di sana. Setiap malam di Teater Barbican, setelah tirai pertunjukkan ditutup, ia memutuskan  mengeluarkan ember pengumpulan dana  sumbangan  dan mengucapkan permohonan pribadi untuk para penonton dari panggung.

Cumberbatch mengumpulkan lebih dari seperempat juta dolar sumbangan dari penonton. Cumberbatch enggan untuk berbicara secara rinci tentang keyakinan pribadi dan spiritual, tapi ia dengan senang hati menggambarkan dirinya sebagai Buddhist-“setidaknya filosofis” -dan mengatakan dia tertarik pada “meditasi transenden.”

Benedict Cumberbatch dalam beberapa peran di berbagai Film.
Benedict Cumberbatch dalam beberapa peran di berbagai Film.

Doctor Strange dan hubungannya dengan Buddhism

Cumberbatch mengatakan bahwa ini merupakan film Marvel yang paling mistik dan penuh sihir.

“Bahasa tubuh adalah cara untuk menciptakan sihir. Ini adalah hal yang indah, balletic, dan sangat dinamis. Setelah mereka mengerjakan efek-efek spesial, semuanya akan terlihat gila dan luar biasa,” ujar Cumberbatch dikutip dari Entertainment Weekly.

“Ada begitu banyak kegilaan di Doctor Strange. Terjatuh, terbang, melompat, bertempur, memukul, dipukul. Itu sangat kasar dan kuat,” kata dia.

Latar belakang Agama Buddha, terutama meditasi yang dimilikinya tersebut membantu Benedict untuk menjadi aktor yang lebih baik termasuk dapat menghayati karakter yang ia perankan sebagai Stephen Strange di film “Doctor Strange

Cumberbatch berdiri di dekat monumen populer dan tengah Patan Durbar Square di Kathmandu itu.
Cumberbatch berdiri di dekat monumen terkenal di tengah Patan Durbar Square, Kathmandu.

Di film ini, Cumberbatch beraksi  pada  adegan di beberapa situs terkenal dari Lembah Kathmandu, seperti stupa Swayambhunath dan kuil-kuil Hindu dan tempat kremasi Pashupatinath. Diwaktu senggangnya bermain film ia manfaatkan untuk berhubungan kembali dengan tradisi monastik yang membuat  dia terinspirasi terus dalam ketertarikan  terhadap Buddhisme.

Dalam lembah Tibet Boudhanath, jalan-jalan batu di sekitar stupa terkenal adalah rumah bagi beberapa biara-biara yang paling penting dari diaspora Tibet. Yang terbesar, Shechen Monastery, didirikan oleh almarhum Dilgo Khyentse Rinpoche, salah satu guru Tibet paling berpengaruh dari abad kedua puluh.

2fe803a500000578-0-image-a-30_1452259479925

Disana, Cumberbatch, bergabung dengan pasangan mainnya Chiwetel  Ejiofor dan  juga teman dekat Adam Ackland, melakukan pertemuan pribadi dengan guru Buddhis muda yang diakui sebagai reinkarnasi Dilgo Khyentse Rinpoche. Mereka mendapatkan  pengetahuan dari apa yang digambarkan sebagai percakapan yang panjang dan menarik tentang filsafat Buddhis dan praktek ajaran Buddha. Setelah itu, sebuah foto dimana terlihat  Cumberbatch berwajah ceria dengan Dilgo Khyentse Yangsi Rinpoche, mengenakan syal putih tradisional yang disebut “kata” yang menandakan tamu terhormat dalam masyarakat Tibet. Senyum lebar nya mengatakan bahwa koneksi ke Buddhisme tetap hidup dan menyenangkan.

“Aku selalu terpesona oleh gagasan meditasi dan apa maknanya,” kata Cumberbatch kepada  saya.

“Di India, saya melanjutkan retret dengan para  Lama-beberapa hari  untuk membersihkan dan memurnikan pikiran-bersama dengan belasan orang lainnya. Itu luar biasa, dan aku agak melayang keluar dari sana setelah dua minggu. Ketika Anda sudah sangat tenang dan penuh perenungan, perhatian akan kesadaran akan jadi lebih meningkat, peka, tajam dan lebih terfokus. Anda mengambil secara detail  ke titik di mana Anda harus berhenti sedikit.  Itu menakjubkan.”

02_08025040_6c9b1a_2632001a

“Ketenangan adalah bagian penting dari akting,” lanjutnya, “jadi saya sudah punya sejumlah fokus  terlebih dahulu. Sebuah titik masih merupakan tempat yang sangat, sangat sulit untuk menemukan, terutama di kalangan jenis orang awam dipermainkan oleh dunia berkedip berkedip dengan teknologi modern. “

“Mereka luar biasa hangat, cerdas, orang yang humoris, ” Cumberbatch mengenang kembali  sambil tersenyum. “Sulit untuk mengajar Bahasa Inggris . Saya membangun sebuah papan tulis, yang tidak ada guru sebelumnya tampaknya telah dilakukan. Dengan dua belas biarawan di sebuah ruangan, dengan rentang usia sekitar 8-40, itu cukup penting.  Penghargaan-Hukuman,  manis  atau tidak manis,  permainan  atau tidak ada permainan, bekerja cukup baik. Tapi mereka mengajari saya lebih banyak daripada yang saya mungkin pernah mengajar mereka. “

Dan apa itu, tepatnya, saya bertanya? “Mereka mengajari saya tentang kesederhanaan sifat manusia, tetapi juga kemanusiaan itu sendiri, dan rasa konyol humor Anda perlu menjalani kehidupan spiritual penuh.”

Buddhisme, dan menenangkan pikiran, dan keheningan yang datang melalui meditasi, mungkin adalah rute yang lebih membangun dan bermanfaat.”

benedict-mm

 

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

AYO KITA DUKUNG KELANGSUNGAN OPERASI TRANPLANTASI GINJAL JIMMY HALIM

Read Next

IMLEK 2017 : Mari Kita Rayakan Dengan Berbagi Kebahagiaan

Leave a Reply

Your email address will not be published.