STEVEN CHANG: Satria Baja Hitam, Ajaran Buddha & Menjadi Perwira Polisi

Dilahirkan dengan nama Steven Chang di Pontianak pada tanggal 9 November 1991. Papa Steven saat itu membuka sebuah usaha bengkel motor dan mamanya adalah seorang Instruktur sebuah sanggar. Meskipun mereka adalah sebuah keluarga yang sederhana seperti kebanyakan keluarga lain pada umumnya, namun satu hal yang selalu diingat oleh Steven adalah kedua orang tuanya selalu berusaha membantu orang lain yang kesulitan, walaupun saat itu kondisi ekonomi mereka juga tak terlalu bagus. Kedua orang tuanya selalu menekankan kepada Steven bahwa segala sesuatu diperoleh dengan kerja keras dan perjuangan, tidak hanya dengan meminta saja.

Steven adalah anak bungsu dari 2 bersaudara, mempunyai seorang kakak perempuan. Sejak kecil, film satria baja hitam adalah favoritnya. Setiap hari ia selalu berakting sebagai Kotaro Minami si satria baja hitam, dan cici perempuannya dijadikannya monster-monsteran.

[box type=”tip” fontsize=”12″ radius=”10″]steven chang

IPTU Steven Chang, S.IK.

Tempat/ Tanggal Lahir : Pontianak / 09 november 1991.
Steven sekolah di SD Kristen Immanuel, kemudian lanjut ke SMP Negri 1 Pontianak, dan lulus SMA negri 7 Pontianak tahun 2009.
Setelah lulus SMA, Steven langsung masuk Akpol pada tahun 2009 dan selesai Akpol pada tahun 2012. Kemudian melanjutkan ke  STIK/PTIK lulus tahun 2013.
Hobinya adalah olahraga, musik, dan memasak.[/box]

Mungkin karena akibat kebanyakan menonton film Satria baja hitam, akhirnya terbawa ke kehidupan sehari-harinya. Steven kecil ternyata disekolah termasuk anak yang bandel dan suka berkelahi. Menurut penuturannya tak pernah ia pulang sekolah dengan baju masih bewarna putih bersih. Selain itu hobbynya yang lain adalah bermain basket.

Sewaktu di Sekolah SD ia selalu mendapat ranking 10 besar, walaupun tak pernah belajar di rumah ataupun kursus macam-macam. Walau badung dan nakal, namun menurut cerita Steven , saat itu sangat banyak anak perempuan yang naksir padanya.

Steven Chang versama Papa, Mama, Cici dan Saudara Iparnya. Saat ini menjabat sebagai Kanit Resmob Polda Sultra(sulawesi tenggara)
Steven Chang bersama Papa, Mama, Cici dan Saudara Angkatnya. Saat ini menjabat sebagai Kanit Resmob Polda Sultra(sulawesi tenggara)

Masa Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Ada sebuah pengalaman masa kecil yang diingat Steven saat ia  duduk di kelas 1 SMP. Papanya menegurnya karena dia tidak pernah terlihat  membuka buku pelajaran di rumah, baik untuk belajar atau mengerjakan PR. Steven saat itu menjawab bahwa ia sudah cukup stress seharian belajar disekolah, jadi biarkan ia bersantai dirumah.

Namun papanya tak terima dengan jawaban Steven, akhirnya sempat terjadi perselisihan. Dan Steven pun mengatakan :”Bagaimana kalau saya mendapatkan Juara 1 di kelas?”
Papanya menjawab :” Kalau kamu berhasil mendapatkan juara 1, maka apa yang kamu mau, akan dituruti.”

Sejak saat itu, Steven terus menerus belajar dengan keras, dan hasil perjuangannya pun membuahkan hasil, karena pada saat ia naik ke kelas 2 SMP, Ia berhasil mendapat ranking 1.

Kemudian ia pun menagih janji Papanya dan meminta kendaraan bermotor untuk berangkat sekolah. Pada saat itu memang papanya membelikannya, tetapi tidak diijinkan untuk dibawa berkendara. Pada saat itu, timbul kekesalan dalam hati Steven. Namun kalau dipikirkan lagi, ternyata ada alasan kuat di balik itu, dikarenakan usia steven yang masih kecil dan belum cocok untuk berkendara sendiri dan setelah dicoba naik, ternyata kakinya juga belum sampai ke tanah.  Jadi sebenarnya, Papanya melakukan itu semua demi keselamatan Steven.

Memasak adalah salah satu kemeran Steven, yang selalu dilakukannya setiap ada waktu senggang. Mencoba berbagai resep baru memberikan kepuasan tersendiri bagi Steven.
Memasak adalah salah satu kegemaran Steven, yang selalu dilakukannya setiap ada waktu senggang. Mencoba berbagai resep baru memberikan kepuasan tersendiri bagi Steven.

Masa Sekolah Menengah Atas (SMA)

Menurut Steven di masa SMA, Ia pun cukup populer di sekolahnya, karena memiliki nama yang begitu unik yaitu “Steven Chang”. Sewaktu orientasi, ia dipanggil Baim Wong oleh kakak kelasnya. Mungkin ada di antara kakak-kakak kelas yang membaca artikel ini akan mengingat semuanya dengan baik.

Steven aktif dalam kegiatan OSIS, Paskibra, Musik, olahraga dan kegiatan-kegiatan lainnya di sekolah.
Namun saat itu , ia sering meninggalkan kelas untuk kegiatan organisasi. Walaupun begitu, ia tidak lupa untuk mengerjakan semua tugas pelajaran.

Pada suatu ketika, pada saat ujian kelulusan, nilai ujian untuk lulus sudah terpenuhi dan bahkan di atas rata-rata.
Tapi alangkah kagetnya ketika pembagian nilai raport, ternyata nilai matematika di bawah standart.
Steven  begitu kecewa dan merasa masa depannya sudah dihancurkan sama Ibu guru matematikanya. Kemudian dia pun menemui Ibu gurunya. Dia bertanya kepada ibu guru matematika :”Kenapa di ujian, saya mendapat nilai 8 koma sekian, sedangkan di raport hanya diberi nilai 5,9?

Alasan ibu guru tersebut waktu itu adalah karena Steven sering meninggalkan kelas.
Setelah itu, Ia pun pulang dengan rasa kecewa dan bertemu orang tuanya. Namun orang tuanya sungguh bijaksana, menasehatinya bahwa : “Inilah kehidupan, ada saatnya baik dan ada saatnya pahit, kamu harus menerimanya.”
Kemudian pada saat dia naik ke kelas 11, Steven pun mengambil jurusan IPS.

Steven adalah siswa yang berprestasi. Atas prestasinya itulah ia beberapa kali pernah mendapat penghargaan dan kesempatan langsung bertemu dengan Presiden RI.
Steven adalah siswa yang berprestasi. Atas prestasinya itulah ia beberapa kali pernah mendapat penghargaan dan kesempatan langsung bertemu dengan Presiden RI.

Memasuki Sekolah Akademi Kepolisian (AKPOL)
Selesai ujian Nasional, Steven mendengar dari temannya tentang sekolah kepolisian, dan ia pun tertarik dan langsung mendaftar.Pada saat itu, di pikirannya hanya tahu bagaimana caranya agar ia tidak menjadi beban orang tuanya, karena biaya kuliah yang tinggi dan lain sebagainya.

Akhirnya cita-cita semasa kecil dengan mengidolakan Satria Baja Hitam sebagai pembela kebenaran pun muncul kembali. Pada saat itu, ternyata Papanya tidak setuju Steven mendaftar menjadi polisi, dan Papanya pun tidak mau menandatangani surat persetujuan orang tua. Namun akhirnya karena Steven yang terus memohon, akihirnya karena kasihan mamanya bersedia menanda tangani surat pendaftaran tersebut. Akhirnya Steven berhasil mendaftar.

Saat menjadi Taruna di Akademi Kepolisian RI.
Saat menjadi Taruna di Akademi Kepolisian RI.

Kemudian, tes demi tes pun harus ia lalui, mulai dari administrasi, kesehatan, psikologi,dan akademik. Pada saat ujian tes, Steven pun merasa minder , karena sebagian besar pesertanya ternyata banyak sarjana S1 dan S2 bahkan ada juga bintara Polisi yang ikut serta.

Keesokan harinya, saat pengumuman kelulusan akan diumumkan, Steven menyatakan bahwa ia sangat gelisah. Ia merasa tak mungkin untuk dapat lulus. Setelah menunggu berjam-jam, akhirnya Steven memutuskan untuk pulang saja. Namun temannya menahan dirinya dan mengatakan bahwa ia butuh untuk ditemani. Akhirnya Steven pun duduk kembali.

Saat proyektor pengumuman dibuka sekilas Steven melihat bahwa namanya berada pada urutan paling atas. Ia pun kembali ingin pulang karena ia merasa dirinya adalah yang pertama kali akan dieliminasi, dan ia merasakan namanya lucu dibanding nama-nama yang lainnya. Saat nilai-nilai ditampilkan ternyata Steven meraih nilai 89 dari 100(tertinggi). Dan ternyata Steven meraih ranking 1 dari tes yang ia ikuti.

Kemudian keesokan harinya, di koran pun muncul berita : “Peserta Akpol bernama Steven Chow Ranking 1 dengan nilai 89″. Ternyata Papanya baru mengetahui kabar berita di koran ini setelah diberi tahu sama temannya.
Reaksi papanya ternyata sungguh berbeda dari yang diharapkan, papanya tetap mengharapkan agar Steven tidak melanjutkan sekolah kepolisian, dan lebih baik kuliah yang umum saja.

Pada saat itu , Steven pun terdiam, hatinya sangat sakit dan sedih. dan iapun berkata kepada papanya : ” Papa, biar sekali ini saja, saya menentukan masa depan saya.” Dan akhirnya papanya pun hanya diam saja entah memberi restu atau kehabisan kata-kata.

Kemudian tes selanjutnya yang harus diikuti Steven adalah tes fisik berupa renang dan lari. Ini adalah tes yang dirasakan Steven sangat berat, karena selama ini ia tak pandai berenang, hanya bisa berenang gaya batu saja menurutnya. Untuk itu selama seminggu ia belajar berenang berbagai gaya, namun hasilnya juga tak cukup memuaskan. Steven selalu kehabisan nafas untuk mencapai jarak 50 meter. Menurut Steven ia juga bingung dalam berlatih berenang, walaupun ia sudah menggerakan semua badannya dan mendayuh sekuat-kuatnya, tetapi kok kenapa posisi badannya tetap tidak maju-maju.

Beberapa aksi
IPTU Steven Chang,S.IK saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolsek Lasolo. Tidak hanya sebagai Kapolsek dan Komandan tetapi juga ikut turun ke lapangan menemani,memotivasi dan memberikan semangat kepada anggotanya dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota polri.

Sewaktu hari H dimulainya tes renang, Steven berusaha sekuat tenaga menggerakkan tubuhnya ke garis finish, dan hasilnya tidak sia-sia, Ia akhirnya bisa mencapai garis finish dengan nilai diatas perkirannya.

Akhirnya ia pun lulus seleksi daerah dari peserta yang jumlahnya ratusan orang dan dikirim ke akpol semarang untuk mengikuti tes pusat. Dari 12 putra putri Kalimantan Barat, mereka bersaing dengan peserta seluruh Indonesia. Dari 12 orang utusan dari Kalbar, 5 orang diantaranya dipulangkan kembali dan sisanya 7 orang diterima masuk menjadi taruna Akpol. Steven termasuk salah satu dari 7 orang yang diterima.

Pada Usia 21 tahun, Steven menjabat sebagai Kapolsek Lasolo
Pada Usia 21 tahun, Steven menjabat sebagai Kapolsek Lasolo

Mengenal Ajaran Buddha.

Steven mulai mengenal Ajaran Buddha pada saat pendidikan Akpol di Semarang. Ia tertarik dengan Ajaran Agama Buddha karena Ajaran Buddha mengajarkan kebebasan berpikir dan pengembangan cinta kasih yang tiada batas kepada semua makhluk(universal). Kemudian Ajaran Buddha juga menjelaskan suatu fenomena dengan logika dan pengetahuan. Ajaran Buddha sangat cocok bagi orang-orang yang mempunyai 1001 pertanyaan mengenai fenomena-fenomena di dunia ini.

Dari semenjak kecil, Steven telah diajarkan untuk bertoleransi tinggi terhadap orang-orang yang mempunyai pandangan dan pemahaman berbeda. Atas dasar itu, Ia membuka hatinya untuk banyak mendengarkan pandangan dan ajaran yang dikemukakan oleh orang lain kepadanya. Kemudian dari hasil pertimbangan-pertimbangan inilah, Steven berpikir bahwa ia adalah seorang Buddhis.

Steven dalam beberapa kesempatan besama Anggota Sangha.
Steven dalam beberapa kesempatan bersama Anggota Sangha.

Steven mengutip kisah saat Guru Agung Gotama mencapai penerangan sempurna, Mara(Sang Pengganggu) atau yang sering disebut sebagai iblis/setan ataupun penggoda oleh manusia sekarang ini, sesungguhnya Mara/iblis/setan tersebut tidak mampu menggoda manusia tersebut jika manusia tersebut memiliki hati yang baik dan bersih, yang memiliki pikiran-perbuatan-ucapan yang terkedali.

Ketika dulu steven berbuat salah, maka ia selalu beralasan bahwa kesalahan dia tersebut dikarenakan “Godaan Iblis/setan”.  Tetapi setelah ia melihat kisah Sang Buddha dan membaca sabda Sang Buddha, maka ia menjadi sadar, bahwa selama ini perbuatan salah yang ia lakukan bukanlah karena Godaan Iblis/setan ataupun manusia atau makhluk apapun juga, tetapi itu murni karena kekotoran batinnya yang ia miliki dan ketidakmampuannya untuk mengatasi kemelekatan.

Inilah yang menjadi daya tarik ajaran Buddha menurut Steven yaitu Buddha mengajarkan kepada muridnya untuk lebih bertanggung jawab kepada dirinya sendiri dan tidak menyalahkan pihak lain atau makhluk apapaun juga dikarenakan ketidakmampuan kita dalam mengatasi kekotoran batin yang muncul.

Steven juga pernah membaca sebuah artikel yang membuat dia akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang umat Buddha :

Suatu ketika ada lelaki bernama Upali yang sangat terkesan pada ajaran Sang Buddha dan memutuskan untuk menjadi salah satu murid Buddha. Tetapi Sang Buddha berkata kepadanya :
“Upali, Lakukanlah sebuah penyelidikan yang seksama terlebih dahulu. Penyelidikan yang seksama adalah hal yang baik untuk orang ternama seperti anda.”(M.II,379)

Dalam Buddhisme, pemahaman merupakan hal yang paling penting dan pemahaman membutuhkan waktu, ia merupakan hasil akhir dari sebuah proses. Jadi jangan langsung terburu-buru masuk ke Buddhisme. Luangkan waktu anda, tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan, pertimbangkan dengan cermat, dan kemudian ambillah keputusan Anda.   Sang Buddha tidak tertarik memiliki jumlah murid/umat yang banyak.  Beliau menaruh perhatian bahwa orang-orang seharusnya mengikuti ajaran Buddha sebagai hasil dari pengamatan yang cermat dan pertimbangan atas fakta-fakta.

Disini Buddha lebih menekankan,agar menerima ajarannya melalui keyakinan dengan pengertian yang benar sesuai level masing-masing orang, bukan dengan keyakinan yang membuta,sekedar percaya atau terkesan dengan Penampilan Buddha.

Dan satu lagi yang paling berkesan menurut Steven adalah bahwa Buddha tidak pernah mengatakan ajaran-ajaran yang lain tidak benar ataupun tidak patut, tetapi beliau menyatakan semua ajaran adalah baik ketika ajaran tersebut mengajarkan cinta kasih kepada semua makhluk.

Fayesca adalah anjing kesayang Steven. Menjadi teman disetiap saat, tak jarang saat tugas pun Fayesca turut menemani.
Fayesca adalah anjing kesayangan Steven. Menjadi teman disetiap saat, tak jarang saat tugas pun Fayesca turut menemani.

Terlibat dalam Organisasi Buddhist.

Steven juga aktif dalam organisasi Buddhist Patria(Pemuda Theravada Indonesia). Ia memilih Patria karena ia banyak mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang selama ini ia cari, dari teman-teman Patria.
Beberapa orang orang yang ia kenal di Patria juga memberikan contoh yang cukup baik untuk dijadikan pedoman. Adapun di antaranya adalah semangat tinggi muda mudi untuk mengembangkan Buddha Dharma dan mengikuti kegitan-kegiatan positif untuk kemajuan vihara serta selalu melakukan kebajikan.

Patria juga tidak membatasi kita untuk melakukan kegiatan sosial lain di luar aliran Theravada. Dan untuk alasan-alasan itulah , Steven merasa bahwa Patria sangat cocok untuk dirinya.

Adapun Bhante yang ia jadikan panutan, salah satunya adalah Bhante Candakaro. Karena menurut Steven beliau mau mengabdikan dirinya untuk perkembangan Buddha Dhamma di daerah terpencil di Sulawesi.

13263729_10153721440502099_7393921962408477553_n
DPD Patria Sulawesi Tenggara akhirnya terbentuk pada tanggal 29 Mei 2016

Di Vihara Ratnadipa Kendari, saat ini belum terdapat kuti. Jadi kalau Bhante datang, beliau beristirahat di samping altar Sang Buddha. Bhante Candakaro Mahathera sangat luar biasa.  Mungkin umat di Jawa belum mengenal sosok beliau, tapi semangat dan kerja kerasnya di Sulawesi Tenggara dalam pembabaran Dhamma tidak diragukan lagi.

Saat ini, Patria Sulawesi Tenggara sedang berusaha untuk berkontribusi dalam pembangunan kuti di vihara. Namun mereka masih menunggu konfirmasi dari panitia pembangunan kuti di pusat.

Bhante lainnya yang menurut Steven sering berbuat banyak untuk umat di daerah terpencil adalah Bhante Dhammakaro.

Dikarenakan tugasnya  dan merupakan bagian dari perwira polisi Reskrim(reserse Kriminal), kadang Steven dihadapkan pada situasi untuk menembak. Disini muncul dilema bagi Steven sebagai umat Buddha. Akhirnya ia meminta pendapat gurunya mengenai profesi dan tindakan yang harus ia lakukan dalam tugasnya.

Bhante berkata :”Ketika menembak karena terdesak, menembaklah asal kamu yakin itu benar-benar orang yang salah dengan alasan membahayakan nyawa orang lain yang tidak bersalah, dan bukan didasari alasan untuk menyakiti.”

Untuk itu dia tidak pernah ragu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kanit Resmob Polda Sulawesi Tenggara saat ini.

Foto bersama Silakumaro Tony Coason (Mantan Ketua DPP Patria) di kediaman Steven, dalam rangka acara pembentukan Patria DPD Sulawesi Tenggara.
Foto bersama Silakumaro Tonny Coason (Mantan Ketua DPP Patria) di kediaman Steven, dalam rangka acara pembentukan Patria DPD Sulawesi Tenggara.

Toleransi umat beragama di Akpol

Pada saat di Akpol, Steven bertemu dengan permasalahan baru. Akpol adalah akademi pendidikan yang hebat, semua fasilitas ada dan tempat ibadah lengkap, rumah sakit dan sarana prasarana olah raga sangat memadai,kecuali lapangan golf.

Namun saat itu Steven mengalami kendala ibadah karena tidak ada bangunan Vihara. Dikarenakan sikap toleransi senior-senior dan saudara-saudara yang bergama Hindu, Steven diijinkan untuk beribadah di pura sesuai ajaran agama Buddha.

Ia merasa tidak sendirian karena ia sangat diperhatikan dan ditoleransi sekali. Steven pernah dipanggil oleh Gubernur Akpol dan membicarakan mengenai masalah tempat ibadah dan pelajaran Agama Buddha. Beliau menawarkan untuk membangun vihara di tanah samping Pura yang memang diperuntukkan membangun vihara suatu saat.

Waktu itu Steven berpikir bahwa mungkin junior-junior tidak ada yang beragama Buddha, dan apabila nanti ia lulus, maka tidak ada lagi yang membantu mengurus vihara.

Kemudian, Steven pun hanya meminta ijin agar setiap kegiatan agama Buddha, agar diijinkan untuk mengikuti ibadah di vihara terdekat dan pada saat itu vihara Tanah Putih berada cukup dekat dengan Akpol.

Teman-teman yang beragama Katholik juga sempat menawarkan dan menfasilitasinya untuk beribadah, tetapi karena Agama Hindu sedikit lebih dekat dengan Ajaran Buddha, maka Steven memilih untuk beribadah di Pura saja.

Untuk pelajaran Agama Buddha, pada saat itu Gubernur Akpol Irjendpol Budi Santoso menghadirkan seorang dosen agama Buddha untuk Steven secara pribadi, yaitu Bapak Sayid. Beliau merupakan sosok Pembimas Agama Buddha di Jawa Tengah.Sungguh luar biasa toleransi di Kepolisian. Ini bisa dijadikan contoh yang baik dalam umat beragama yang beraneka ragam di Indonesia.

[box type=”info” fontsize=”14″ radius=”10″]

1922311_10200439956560164_340063720_n“Ketika menembak karena terdesak, menembaklah asal kamu yakin itu benar-benar orang yang salah dengan alasan membahayakan nyawa orang lain yang tidak bersalah, dan bukan didasari alasan untuk menyakiti.”

Pesan yang selalu diingat Steven dalam menjalankan tugas.

[/box]

Pasangan Hidup

Saat ditanyakan mengenai pasangan hidup, ternyata saat ini Steven belum mempunyai pasangan hidup.
Dalam penuturannya, Steven tidak mengharuskan pasangannya haruslah Buddhist, tetapi jika pasangannya Buddhist, itu akan lebih baik karena ia tidak perlu lagi menjelaskan tentang apa yang ia jalankan dan hormati.
Jika Pasangannya bukan Buddhist, maka ia hanya bersikap apa yang menurut ia dan pasangan itu baik, tanpa perlu membuat pasangannya menjadi umat Buddha.

Satu hal yang ditekankan Steven dalam tugas dan kedinasannya kepada para bawahannya adalah Polisi harus bisa menjadi pengayom masyarakat, harus bisa memberikan rasa aman dan tentram kepada masyarakat.
Satu hal yang ditekankan Steven kepada anggotanya, bahwa polri adalah seorang pelayan masyarakat yang tentunya harus senantiasa penuh hormat melayani dan mengayomi masyarakat, namun jangan lupa bahwa kita juga adalah penegak hukum yang harus memberikan perlindungan dan memberi kejelasan hukum.

Pesan-Pesan dari Steven kepada umat Buddha

“Teman-teman umat sedhamma sekalian, walaupun kita umat Buddha adalah kaum minoritas, tetapi kita tidak boleh merasa rendah  atau sebaliknya  menganggap diri kita lebih baik dan elit dari ajaran-ajaran yang lain.
Marilah kita semua membuka semua mata dan hati nurani kita. Mari kita bersatu padu dalam Negara Indonesia dan Pancasila,janganlah ada pertikaian dan konflik batin di antara kita.

Berikanlah contoh yang baik kepada umat-umat lain yang berada di sekitar kita. Pedomanilah apa yang telah diajarkan Guru Agung kita Buddha Gotama, yaitu welas asih kepada semua makhluk hidup  dan toleransi yang tinggi terhadap semua aliran,pandangan dan pemahaman kebajikan yang ada di dalam kehidupan yang tidak kekal ini”

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

Satya Jaya

Kalau Pencerahan tidak mungkin dicapai, Buddha tidak akan repot-repot mengajar - Ajahn Chah

Read Previous

[CLOSED]: Mohon BANTUAN Untuk Pengobatan PAPA Kami

Read Next

[CLOSED]: Mari Kita Selamatkan Aset Bersejarah Umat Buddha Temanggung

One Comment

  • Er erlaubt aber in… die Implantation außergewöhnlich großer Brustimplantate und
    es besteht dasjenige Risiko, dass bei bestimmten Körperhaltungen eine Narbe in welcher Achselhöhle visuell bleibt.
    Die Gestalt welcher Brustimplantate kann hierbei kreisförmig oder anatomisch der/die/das ihm gehörende auch eine glatte oder texturierte (raue)
    Oberfläche haben. Für den Fall, dass Chip Brustimplantate oberhalb dieser Muskeln praktisch werden, sind die
    Weh tun minus fest. Daselbst tun müssen Chip Wünsche und Vorstellungen durch den Realisierungsmöglichkeiten abgeglichen werden, um ein Optimum
    Resultat zu schaffen. Für den Fall, dass möglichst unsichtbare Narben gewünscht
    werden, so Zwang welcher Chirurg den Schnittwunde im
    Brustwarzenhof aufstellen. Chip ersten Wochen laut der
    Operation sollten Jene vornehmlich gen DEM
    Gockeln schlafen, keinesfalls aber aufwärts Deutsche Mark (dicker) Bauch.
    Vermeiden Sie Ausrufung in der Zeit, gen Deutsche Mark (dicker) Bauch zu liegen.
    Was zu Gunsten von eine Konsistenz ist ür eine Brustvergrößerung
    (D) besser geeignet: kreisförmig oder oval? Eine schönheitschirurgische Brustvergrösserung
    wird welches Volumen Ihrer Brust ausdehnen obendrein treu u.
    a. die Gestalt entscheidend optimieren. So lassen viele Patientinnen, angrenzend denen Chip Dicke Rippe
    erschlafft ist weiterhin ansonsten Inhalt unwiederbringlich hat, eine Brustvergrößerung gemeinschaftlich inkl.
    einer Bruststraffung abwickeln.

    Welche alternativen Gerichtsprozess zur Brustvergrößerung gibt es?
    Im Prinzip gilt: Chip Brustvergrößerung ist ein wichtiger chirurgischer Eingriff,
    dieser einbegriffen möglichen Komplikationen verbunden Vorliegen kann.

    In den ersten Konferieren zufolge solcher Brustvergrößerung sind leichte Weh tun vollendet
    herkömmlich. Die Anwendung von Qualitäts-Brustimplantaten einzig Sieger Hersteller einschließlich lebenslanger Gewährleistung auf
    Materie und (in der) Produktion ist zum Besten von uns unabdingbare
    Anforderung für ein optimales obendrein nachhaltiges Ende im Sinne einer Brustvergrößerung.

    Neben einer Brustvergrößerung gibt es drei Wege zu Gunsten von die Schnittführung:
    Solcher Einsicht zum Brustinneren kann entweder in jener Hautfalte am Boden welcher
    Brust (Chip so genannte Brustumschlagfalte), in der Achselhöhle oder im Brustwarzenhofrand gesetzt Werden. Dieser erfolgt entweder
    in dieser natürlichen Hautfalte unter dieser Brust, am Rand
    der Brustwarze oder in dieser Achselhöhle.
    Liegestützt, Armdrücken mehr noch Mauerpresse sind Kraftübungen, angrenzend denen spezifisch die Brustmuskulatur angesprochen wird ferner im
    Laufe jener Zeit non… alleinig stärker darüber hinaus straffer wird ebenso wie so eine optisch ansprechendere Fasson erhält,
    sondern ebenfalls ein schwach an Volumen zunimmt.

    Stillen, tägliches Eincremen unter anderem Hormone
    in den Wechseljahren sind das Geheimnis schöner, straffer Brüste darüber hinaus im Alter –
    so der Ergebnis einer US-Studie. Ein Druck von der Seite,
    unten oder obig ist in jedem Anliegen zu vermeiden, also bitten wir Sie, in den ersten 6 Wochen ausschließlich aufwärts DEM Rücken zu schlafen. Benachbart dieser
    Brustspitze geht’s noch, zwar anliegend Nasen spielt die
    Wundheilung zu 20-30 % eingeschlossen. Als solcher Effizienz jenes Verfahrens ist in…
    nur eine Verbreiterung welcher Brust um ca. Alles andere als selten ersehnen gegenseitig dennoch gerade ebenso Frauen nach erfolgter Schwangerschaft eine
    Formveränderung Ihrer Brust. Solche sollten sich als Person so elementar sein sollten, dass
    Diese keine Kompromisse begreifen allein um irrig niedrigere Probieren zum Besten von Chip Brustvergrößerung zu schaffen. Immer dann, wenn die dienen Kapital für eine
    Brustvergrößerung im eigenen Land nicht ausreichen, darauf
    aufblenden Chip Angebote aus DEM offenkundig
    günstigeren Ausland beinahe feenhaft zu handeln. Vorher-Nachher-Bilder einer Brustvergrößerung sind gemäß §
    11 Antiblockiersystem. 1 Satz 3 Heilmittelwerbegesetz (HWG) nicht gestattet.

    Eine Brustvergrößerung eingeschlossen Gel ist eine sinnvolle Betriebsart solcher Schönheitsbehandlung.

    Nach Ihrer Brustvergrößerung einschließlich Implantaten,
    wird jener gesamte Heilungsprozess dank unsere intensiven Nachsorge-
    ebenso wie Kontrolluntersuchungen begleitet.
    Eine Brustvergrößerung (Augmentation) inklusive Implantaten kann hinaus unterschiedliche Formgebung durchgeführt
    Entstehen. Die Schönheitsklinik femmestyle bietet denn Testsiegerklinik zu Gunsten von plastische Chirurgie Brustvergrößerung OP in allen größeren Städten beispielsweise München, Berlin,
    Frankfurt, Hamburg, Köln, Stuttgart, Dortmund, Düsseldorf, Bremen obendrein Tafeln an. Bei einem ersten Beratungsgespräch zu
    einer Brustvergrößerung in Freie und Hansestadt Hamburg erbauen wir Ihnen gern einen individuellen Kostenplan.
    In den meisten Fällen wird die Brustvergrößerung aufgrund
    der Tatsache den Arbeitseinsatz eines Brustimplantates erreicht.

    Ebenso für dasjenige Selbstwahrnehmung jener Frau kann ein größerer Busen gravierend sein. Ebendiese hat sich
    Zeit genommen ansonsten positiv beraten, auch welches die Größe anging
    war solche super empfänglich auch sagt fair was zu einem passt obendrein welches nicht.
    Aufgebot (jemanden) antexten Solche uns pro andere kostenfreie
    Informationen zu 3-D ästhetischen Operationen. „Herr Hristopoulos hat mir Chip schönsten Brüste der Welt herstellen u.

    a. ich meinerseits bin phantastisch zufrieden, von dem Vorgespräch,
    droben die OP selbst, bis abgewirtschaftet zur Nachuntersuchung.

    Um Erfolge sehen zu Routiniertheit basal man 8 bis
    12 Wochen die Softwareanwendungen realisieren. Kostenlos, rücksichtsvoll noch dazu ohne Gewähr!
    Bei Amateur in dem Aktionsradius wirken einander die Massagen und Vakuumpumpen am meisten. Artur Worseg, Facharzt z.
    Hd. Plastische, Ästhetische noch dazu Rekonstruktive Chirurgie in 1180 Wien beantwortet in der Video-Sprechstunde (sich) fragen rund um welches
    Themenkreis “Brustvergrößerung”. Meine Mitarbeiterinnen, meine Mitarbeiter mehr noch ich, Entstehen den Eingriff pro Solche so
    behaglich auch einfach rangieren exemplarisch
    möglich. Diese anbrechen je qua Operationsmethode nebst Modifikation bei ca
    4800 EUR netto zzgl. Mwst. Indem wird mehr Natürlichkeit erreicht obendrein jenes Unwägbarkeit einer
    Nicht-Zustimmung des Fremdkörpers entfällt funktionierend.
    Im Voraus wurde die betreffenden Hautregionen anhand einer Tumeszenz-Parole infiltriert.
    Welches ist, sowie ich alles andere als mehr aufwache?
    Dasjenige Hautareal wird desinfiziert ebenso
    wie Chip Überlegung angebrochen. In unserer Realität für
    plastische ansonsten ästhetische Chirurgie in Bayerische Metropole legen wir auf eine individuelle, ausführliche Unterstützung.
    Es sind dabei ästhetische Ergebnisse möglich, Chip vorher zu Komplikationen geführt hätten und klinisch non…
    hinnehmbar gewesen wären. Je seinerzeitig an dieser Stelle mit kontrollierten Bewegungsübungen begonnen wird, desto rascher ist Chip Wiederherstellung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.