[CLOSED]: BANTULAH PAPA KAMI UNTUK DAPAT DIOPERASI

[box type=”info” fontsize=”14″ radius=”12″]

[PENGGALANGAN DANA DITUTUP]

Dalam waktu 48 jam semenjak artikel penggalangan dana ini dipublish, dana yang terkumpul hingga pukul 16.00 wib tanggal 9 April 2016 telah mencapai Rp. 140 juta. Untuk itu dana yang dibutuhkan sudah mencukupi. Diluar perkiraan semula, ternyata dukungan untuk kasus ini sangat besar sekali. Belum sempat direkap berapa banyak penyumbang, namun untuk hari ini saja jika diprint out mungkin akan menghabiskan puluhan lembar kertas. Sungguh luar biasa, mungkin inilah yang dinamakan Karma baik berbuah. Saat membutuhkan sesuatu, bantuan mengalir dari mana-mana. Tak henti-henti SMS konfirmasi dan Telpon masuk ke para contact person.

Dengan ini penggalangan dana dinyatakan ditutup untuk kasus Bp. Djap. Update penggunaan dana dan nama para donatur akan bisa terus dipantau di website ini. Sebagai Informasi Bp. Djap akan ke Palembang dan langsung menjalani pemeriksaan ulang MRI di RS. Siloam pada hari Senin tanggal 11 April 2016.

Pihak keluarga menitipkan pesan kepada semua donatur yang telah berpartisipasi ” Terima kasih banyak atas perhatian dan donasi yang telah diberikan kepada Papa kami Bp. Djap Nam Fon. Disaat-saat kami tak tahu harus melakukan apa lagi, disaat-saat kami kebingungan Papa harus menjalani operasi dengan biaya besar, akhirnya kami menemukan harapan kembali. Ternyata di dunia ini masih banyak orang-orang yang punya perhatian kepada sesamanya walaupun tak saling kenal sebelumnya. Semoga semua kebaikan yang telah para donatur berikan kepada keluarga kami dapat berbuah kepada anda sekalian berupa kesehatan, kesehjahtraan dan kebahagiaan.”

Atas kebaikan dan perhatian para donatur sekalian, yang dilandasi oleh belas kasih dan empati untuk meringankan penderitaan orang lain, saya sebagai admin dari segenggamdaun.com menghaturkan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga sesuai dengan benih kebajikan yang anda semaikan, demikian pula nantinya hasil yang anda tuai. Semoga anda sekalian senantiasa sehat, tercapai semua harapannya dan berbahagia.

[/box]

[button color=”yellow” link=”http://segenggamdaun.com/2013/04/laporan-penerimaan-penggunaan-dana-bp-djap-nam-fon/” target=”_blank” font=”arial” font_weight=”bold” radius=”12″ outer_border=”true” outer_border_color=”#dd3333″ icon=”momizat-icon-bullhorn”]Perkembangan Bp. Djap dapat dilihat pada Link ini[/button]

[divide icon=”circle” color=”#dd3333″]

Berikut ini adalah surat yang dikirimkan oleh Hendy kepada admin segenggamdaun.com. Dalam suratnya Hendy meminta bantuan penggalangan dana pengobatan papanya yang sakit. Hendy sendiri cukup lama berkontribusi dalam organisasi Buddhis. Dari kecil aktif di Vihara Vimala Kirti Sungai Liat, ia aktif membantu di seketariat MBI selama tinggal di Manado. Hendy juga pernah menjabat sebagai sekretaris MBI Provinsi Papua. Di Biak – Papua juga aktif terlibat di organisasi Buddha Tzu Chi.

Berikut isi surat yang dikirimkan oleh Hendy.

[box type=”note” fontsize=”14″ radius=”12″]

Papa saya bernama Djap Nam Fon lahir di Sungailiat Bangka 61 tahun yg lalu. Pada saat masih kecil Mama  Papa  (nenek) sudah  meninggalkan  mereka sehingga mereka diasuh oleh saudara. Dan sudah harus berjuang hidup dengan mandiri.

Papa dulu dalam kesehariannya bekerja sebagai tukang bangunan di Sungailiat Bangka untuk menghidupi anak dan istrinya. Papa memiliki 4 orang anak yang saat ini sudah dewasa dan berkeluarga.  Anak-anak papa saat ini memang belum menjadi orang yang sukses, karena masih bekerja sama orang lain atau jadi karyawan. Sehingga aktivitas papa sehari harinya berkebun dibelakang rumah menanam sayur kadang untuk dimakan dan dijual, dari sinilah papa mencukupi biaya hidupnya berdua dengan mama.

Papa sewaktu sehat
Papa sewaktu sehat

Saya Hendy adalah anak tertua,  semenjak tamat sekolah pada tahun 1998 disungai liat saya merantau ke Manado. Di Manado saya sempat kuliah dan dibiayai oleh Bhante Nyana Pradipa. Setelah itu saya merantau di Biak-Papua untuk bekerja. Saat ini saya berada di Bandung dan bekerja sebagai Salesman. Adik saya yang nomor 2 juga merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai penjaga toko alat listrik. Untuk adik perempuan semua sudah bekeluarga, dan suami mereka juga bekerja serabutan.

Sebenarnya walaupun dengan penghasilan pas-pasan kami masing-masing dapat mebiayai hidup kami sendiri. Hingga saat papa divonis oleh dokter menderita Tumor pada bagian kepalanya.

Selama ini kondisi papa baik-baik saja tidak ada keluhan tetapi tanggal 22 Maret lalu Papa tiba-tiba muntah-muntah, kepala sakit luar biasa dan akhirnya harus dibawa ke RS di Sungailiat terdekat. Papa memiliki BPJS KJN yaitu BPJS gratis dari pemerintah karena termasuk golongan tidak mampu.  Selama di RS kami memakai fasilitas tersebut, tetapi karena sudah lebih dari 1 minggu belum ada perbaikan yang berarti akhirnya kami meminta dokter menggunakan Obat paten agar lebih cepat sembuh, karena obat paten maka kami harus membayar sendiri untuk semua obat-obatan yang digunakan untuk Papa.

Hasil CT-Scan Papa
Hasil CT-Scan Papa

Setelah dipakai obat patenpun masih belum ada perbaikan untuk kesehatan papa, dokterpun heran karena sudah test darah 4x hasilnya cukup baik hanya trigelserid saja yang tinggi sedikit tetapi yang lainnya bagus. Akhirnya dokter menganjurkan untuk dilakukan CT Scan setelah 14 hari di RS kami mengetahui hasil dari CT Scan tersebut bahwa Papa mengalami Tumor pada pembuluh darah Otak, kalau saya tidak salah menulis dari apa yang dokter sebutkan adalah Hemagioblastoma. Tumornya menekan saluran aliran cairan kepala dan besarnya sudah 3cmx3cmx3cm. Selama 14 hari di RS Papa hampir tidak makan hanya 2-3 sendok saja karena muntah-muntah dan mengalami sakit kepala yang luar biasa.

Menurut dokter, Tumor tersebut memiliki peluang besar untuk disembuhkan asal segera dilakukan tindakan operasi. Jika harus menggunakan fasilitas BPJS maka diperlukan waktu antrian yang bisa berbulan-bulan. Saya sebagai anak tentunya sangat sedih dan khawatir akan kondisi papa saya jika harus menunggu sekian lama.

Setelah 14 hari di RS akhirnya papa sudah tidak kuat disana dan meminta untuk pulang kerumah padahal kondisi badan masih demam, sakit kepala dan muntah.  Dibantu oleh temen saya  Sx Supriyadi mengenalkan saya kepada dokter Anugrah Oni di RS Siloam Palembang. Dokter tersebut  mengatakan untuk biaya dokternya digratiskan, Hanya saja kami harus menyiapkan biaya operasi, biaya alat-alat operasi beserta obat minimal 70 an juta.

Hasil Pemeriksaan oleh Dokter
Hasil Pemeriksaan oleh Dokter

Untuk itu melalui media segenggamdaun.com ini saya memohon bantuan kepada para dermawan untuk dapat membantu papa saya. Saya sudah tak punya jalan lain lagi. Selama pengobatan papa,kami keluarga juga telah banyak meminta bantuan kepada sanak keluarga. Angka sebesar 70 juta sangat besar bagi kami. Namun ada beberapa teman yang membesarkan hati dan memberikan semangat bahwa banyak orang baik yang berada diluar sana yang dapat memberikan bantuan.

12968623_1158486624195389_605138837_n
Kondisi Papa saat ini setelah dibawa pulang kerumah

Sekali lagi saya memohon bantuan kepada para dermawan,  karena menurut dokter papa saya dapat disembuhkan asal menjalani operasi. Tolonglah papa saya, berikanlah keluarga kami harapan, berikanlah kami anak-anaknya kesempatan untuk berbakti lebih lama lagi kepada papa.

Saya Hendy, sebagai anak sulung mewakili keluarga memohon bantuan kepada para dermawan sekalian untuk dapat membantu biaya operasi papa kami.
Saya Hendy, sebagai anak sulung mewakili keluarga memohon bantuan kepada para dermawan sekalian untuk dapat membantu biaya operasi papa kami.

Diakhir surat ini saya menghaturkan terima kasih dan Maha Anumodana atas kebaikan,perhatian, simpati kepada semua pihak yang terlibat. Mohon dukungan baik menyebarkan berita ini maupun bantuan materinya. Semoga apa yang anda berikan kepada kami akan berbuah berupa kesehjahtraan,kesehatan dan kebahagiaan yang berlimpah-limpah.

[/box]

[box type=”note” fontsize=”14″ radius=”10″]Catatan Admin:

Biaya operasi untuk mengangkat benjolan tumor Bp. Djap Nam Fon diperkirakan 70 juta rupiah. Menurut keterangan dokter semakin cepat dilakukan tindakan, maka peluang kesembuhan semakin besar.

Tidak menggunakan BPJS karena harus melalui proses dan antrian yang cukup memakan waktu, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi beliau. Jadi diupayakan dahulu melalui penggalangan.

Tindakan operasi akan dilakukan di RS. Siloam Palembang, karena terdapat dokter spesialis bedah tumor bagian kepala dan peralatan yang menunjang, untuk di Sungailiat sendiri belum tersedia.

Kelanjutan perawatan bergantung dari donasi yang didapat. Penggalangan dana ini adalah langkah terakhir yang dapat ditempuh oleh anak-anak Bp. Djap Nam Fon. Semoga keajaiban itu tetap ada. Semoga berkat dari tekad dan kebajikan anak-anak Bp. Djap Nam Fon dapat memberikan kesembuhan untuk  beliau.

Apapun hasil akhir dari penggalangan dana ini, paling tidak kita bersama dapat menghargai wujud bakti dari anak-anak Bp. Djap Nam Fon. Semoga kita bersama dapat membuktikan bahwa didunia ini masih ada rasa simpati, empati , dan sangat banyak orang berhati mulia di luar sana. [/box]

[quote font=”trebuchet” font_size=”16″ font_style=”italic” color=”#000000″ bgcolor=”#aed691″]Donasi dapat Disalurkan ke Rekening BCA Nomor 8555 071 899 atas nama Harly J & Yudianto[/quote]

[iconbox title=”KETERANGAN Lainnya dapat menghubungi Kontak berikut” title_align=”center” content_align=”center” layout=”boxed” bg=”#a9d689″ border=”#59d600″ content_color=”#0a0405″ align=”left” type=”vector” icon=”momizat-icon-phone” icon_align_to=”box” size=”32″ ] Hendy – Anak  Tertua 081240229888 Pin BB: 764B421B

Suci Rahayu – 081273218189 , 087795156128

Yudianto Tjandranata – 08115833817 Pin BB: 2BF36E79

Alamat Tinggal Bp. Djap Nam Fon : Jalan Harapan I No. 66 Air Kenanga Sungailiat – Bangka[/iconbox]

[box type=”note” fontsize=”18″ radius=”10″]Nama para donatur, dan bukti penggunaan dana, akan dibuatkan Link tersendiri. Perkembangan Bp. Djap Nam Fon  akan selalu diupdate di website ini selama penggalangan dana belum ditutup. Untuk masukkan dan saran, dapat diberikan pada kolom komentar dibawah. [/box]

[iconbox title=”PENJELASAN” title_align=”left” content_align=”left” layout=”boxed” bg=”#ededa6″ border=”#dd9933″ title_color=”#000000″ content_color=”#dd2a2a” align=”left” type=”vector” icon=”momizat-icon-bubbles” icon_align_to=”title” size=”32″ icon_bg_color=”#ededa3″ icon_bd_color=”#dd9933″ ]Pihak Keluarga bersedia untuk melaporkan penerimaan dana berikut nama donatur yang masuk. Laporan akan dipublish pada website ini.

Penggunaan dana akan disertai bukti kuitansi yang juga akan dipublish di website.

Admin segenggamdaun.com, berhak menghentikan penggalangan dana apabila kebutuhan dana sudah mencukupi, ataupun jika terjadi permasalahan dikemudian hari.

Apabila terdapat kelebihan dana yang besar dari kasus ini, maka sebagian akan digunakan untuk kegiatan sosial lainnya [/iconbox]

[button width=”full” color=”red” link=”http://segenggamdaun.com/2013/04/laporan-penerimaan-penggunaan-dana-bp-djap-nam-fon/” size=”bigger” align=”center” font=”trebuchet” font_weight=”bold” radius=”10″ outer_border=”true” outer_border_color=”#f9ab22″ icon=”momizat-icon-happy2″ icon_color=”#ffffff”]Nama Donatur (Klik Disini)[/button]

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

B.Uttamo : Makna Cheng Beng menurut Ajaran Buddha

Read Next

[CLOSED] WAISAK 2560: Mari Kita Berbagi Kebahagiaan

Leave a Reply

Your email address will not be published.