Tujuh Keajaiban Dunia Dalam Budaya Buddhist

Dalam film dokumenter yang menarik  ini, sejarahwan Bettany Hughes melakukan perjalanan ke tujuh keajaiban dunia Buddha dan menawarkan wawasan yang unik dimana ajaran Buddha merupakan  salah satu sistem kepercayaan yang paling kuno, namun masih dipraktekkan  hingga saat ini.

Buddhisme dimulai pada 2.500 tahun yang lalu ketika seorang pria mencapai pencerahan sempurna  yang menakjubkan di bawah pohon Bodhi di India. Hari ini ajaran Buddha dipraktekkan oleh lebih dari 350 juta orang di seluruh dunia, dengan angka yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Dalam upaya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dengan  keyakinan yang berbeda dan praktik yang membentuk inti dari filosofi umat Buddha  dan menyelidiki bagaimana ajaran Buddha  mulai dan di mana ia melakukan perjalanan, Hughes mengunjungi beberapa monumen yang paling spektakuler yang dibangun oleh umat Buddha di seluruh dunia. perjalanannya dimulai di Kuil Mahabodhi di India, di mana agama Buddha lahir; disini Hughes mengkaji dasar-dasar sistem kepercayaan – tiga permata. Pada Nepal Boudhanath Stupa, dia terlihat lebih dalam lagi mengkaji konsep dharma – ajaran Buddha, dan di Kuil Temple of the sacred Tooth relic (kuil tempat relik gigi Buddha) di Sri Lanka, Bettany mengeksplorasi tentang karma, gagasan bahwa tindakan yang kita lakukan dengan kehendak  akan memberikan efek /cermin di masa depan. Di Wat Pho Temple di Thailand, Hughes mengeksplorasi samsara, siklus tak berujung tentang kelahiran dan kematian dimana umat Buddha berusaha untuk mengakhirinya  dengan mencapai pencerahan, sebelum melakukan perjalanan ke Angkor Wat di Kamboja untuk mempelajari lebih lanjut tentang latihan meditasi. Di Hong Kong, Hughes mengunjungi Giant Buddha dan terlihat lebih dekat dengan ajaran Buddha aliran Zen, sebelum tiba di tempat yang terakhir, kuil Hsi Lai di Los Angeles, untuk menemukan lebih banyak tentang tujuan akhir untuk semua umat Buddha  yaitu nirwana.

Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

Read Previous

Ajahn Sumano: Monk In The Mountain

Read Next

Ayo Kita Dukung Bhante Tejjapunnyo Menyebarkan Dhamma Melalui Siaran Radio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *