Bhikkhu Hiriko: Anggota Sangha Pertama dari Slovenia

Bhikkhu Hiriko lahir pada tahun 1985 di Slovenia*. Ia mulai tertarik pada  ajaran Buddha  pada saat ia masih kecil berusia 9 tahun. Dan ketika itu, ia terinspirasi oleh ayat pendek yang menyatakan bahwa umat Buddha menghormati semua makhluk hidup tanpa kecuali, tidak hanya terbatas manusia saja.

*Slovenia : negara pesisir sub-Alpin di selatan Eropa Tengah berbatasan dengan Italia.

untitled

Melihat kesempurnaan kebajikan dalam ajaran tersebut, ia memutuskan untuk mencari beberapa informasi lebih lanjut tentang Buddha dan Ajaran nya. Ketika ia berusia 12 tahun, ia menjalankan latihan meditasi lebih serius dan membuat tekad untuk mengikuti Dhamma (Ajaran kebenaran yang ditemukan oleh Sang Buddha) . Pada hari ujian terakhirnya di SMA, pada usia 19 tahun, ia meninggalkan rumah untuk menjadi seorang viharawan.

Bulan pertama ia menghabiskan waktu di Santacittarama (Italia) dan di  Aruna Ratanagiri (Harnham, UK) sebagai Anagarika(Umat Buddha yang menempuh kehidupan suci dengan tidak berumah tangga tetapi belum menjadi persekutuan Sangha). Pada musim gugur tahun 2005, ia menjadi seorang samanera(Calon Bhikkhu yang menjalankan 10 sila) dan pada tahun 2006, ia diupasampada menjadi  seorang bhikkhu oleh Ajahn Sumedho (*Chao Khun* Raja Sumedhajahn) sebagai uppajjhaya nya(Penahbis), dan pembimbingnya.

*Chao Khun : Gelar kehormatan dari raja karena jasanya yang besar dlm membantu orang

12391012_1527849244196280_5311364029122168558_n

Waktu kebhikkhuannya juga telah dihabiskan di Wat MARP Jan (Thailand), di  Cittaviveka (Chithurst, UK-Inggris), di Bodhinyanarama (NZ-New Zealand) dan di Amaravati (UK-Inggris) di mana saat ini ia tinggal.

12391809_1527850877529450_7710049280431800862_n

Dia juga telah  diundang untuk  kembali ke Slovenia dan tinggal di sebuah hutan kecil untuk melatih diri, yang disebut Samanadipa. Ada suatu  harapan bahwa tempat ini bisa berkembang menjadi tempat yang cocok bagi sejumlah bhikkhu  lain yang sedang mencari tempat terpencil,tenang  dan sederhana untuk mengembangkan samadhi dan panna(kebijaksanaan).

21484_1527850010862870_5791246277264463735_n

Bhikkhu Hiriko juga merupakan administrator/pengurus dari “PATH PRESS” (Badan independent penerbit dan publikasi buku ajaran Buddha non profit), editor (penyusun dan pemeriksa naskah)  sejumlah buku, dan seorang penulis dari buku yang berjudul “Hermit Of Bundala”, biografi Ven. Nanavira Thera (http://nanavira.org/index.php/letters/post-sotapatti/1962/44-l-02-27-march-1962).

12376528_1527850827529455_1432495206925311221_n

Kemudian  dia juga menerjemahkan banyak ajaran Buddha dari Ajahn Chah ke dalam bahasa asalnya yakni bahasa Slovenia.

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

Satya Jaya

Kalau Pencerahan tidak mungkin dicapai, Buddha tidak akan repot-repot mengajar - Ajahn Chah

Read Previous

Ajahn Vayama: Terinspirasi Oleh Mother Teresa, Akhirnya Menjadi Bhikkuni di Australia

Read Next

DOKUMENTASI Penyerahan Bantuan & Nama Donatur Berbagi Kasih Imlek 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.