[HELP] : Vihara ini Butuh Direnovasi, Ayo Tanam Kebajikan

Vihara Dhammasanti sebelum direnovasi (Foto Bulan Maret 2015)

Vihara Dhamma Santi merupakan tempat ibadah yang memiliki nilai historis bagi umat Buddha di Desa Kandangan, karena merupakan satu – satunya vihara yang pertama kali dibangun oleh umat Buddha di wilayah tersebut.   Desa Kandangan berada di bagian selatan dari kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.  Nilai lebih dari desa ini adalah memiliki obyek wisata yang sangat indah yaitu Teluk Hijau yang merupakan  obyek wisata pantai yang berada dalam areal Taman Nasional Meru Betiri, Sarongan, Pesanggaran, Banyuwangi.

[box type=”info” fontsize=”14″ radius=”12″]Proses renovasi saat ini masih berlangsung. Hampir 90 persen sudah selesai, tinggal finishing dan pemasangan keramik saja. Karena kesibukan admin,maka belum sempat dilakukan update foto dan nama para donatur. Akan dikerjakan sesegera mungkin. Saat ini telah dimulai pekerjaan bagian belakang, yang akan dibangun Kuti dan ruang serba guna. Ruang serbaguna sangat perlu dibangun di desa ini, karena sampai sekarang jika umat akan melkasanakan kegiatan seperti pernikahan dan kematian, tidak ada fasilitas untuk itu. Diharapkan nanti ruang serbaguna dapat berfungsi untuk kepentingan sosial umat di desa tersebut. Untuk bangunan ruang serbaguna diperkirakan memakan biaya 200 juta. Untuk anggaran biaya dan desain akan segera diupdate disini.. [/box]

Vihara yang terletak di Desa Kandangan RT 03 RW 03  itu merupakan salah satu bukti kebangkitan agama Buddha di Desa Kandangan, pada masa lalu yang sudah seharusnya keberadaannya patut dijaga hingga kini.

Secara historis, Vihara Dhamma Santi merupakan hasil pengembangan dari sebuah cetya kecil bernama Dhamma Santi yang sudah berdiri sejak tahun 1967. Vihara Dhamma santi merupakan tempat berkumpulnya umat Buddha di Desa Kandangan untuk melakukan kegiatan spiritual dan sosial kegamaan pada masa itu. Seiring dengan meningkatnya jumlah umat Buddha di Desa Kandangan, Vihara Dhamma Santi tidak dapat menampung umat Buddha yang akan melaksanakan puja bakti. Kemudian, atas prakarsa para pemuka umat Buddha di daerah tersebut dan bantuan para donatur akhirnya pada tahun 1990 dapat didirikan tempat ibadah yang lebih layak dan cukup representatif yang diberi nama Vihara Dhamma Santi,  Vihara tersebut  dibangun di area tanah seluas 395 m2 yang disumbangkan oleh Bpk. Kaseman. Tanah dan vihara  yang didirikan di atas tanah tersebut saat ini telah memiliki status hukum yang kuat sehingga tidak ada kekhawatiran akan adanya gugatan dari pihak manapun.

[images cols=”three” lightbox=”true”]
[image link=”6036″ image=”6036″]
[image link=”6037″ image=”6037″]
[image link=”6038″ image=”6038″]
[image link=”6039″ image=”6039″]
[image link=”6040″ image=”6040″]
[image link=”6041″ image=”6041″]
[/images]

[highlight bgcolor=”#000000″ txtcolor=”#eeee22″]Sebagian Kegiatan yang Dilaksanakan di Vihara Dhamma Santi[/highlight]

Sejak awal didirikannya pada tahun 1990 hingga saat ini, bangunan vihara Dhamma Santi belum pernah direnovasi sehingga kondisinya cukup memprihatinkan. Pada beberapa bagian bangunan dapat ditemukan kerusakan yang cukup signifikan. Rangka atap yang terbuat dari kayu terlihat mulai rapuh, begitu juga dengan kondisi atapnya, sehingga pada saat terjadi hujan, air hujan masuk ke ruangan melalui bagian atap yang bocor tersebut. Kondisi kusen – kusen pintu dan jendela serta lantai vihara saat ini juga sudah tidak layak.  Kayu kusen – kusen sebagian besar telah rapuh karena cuaca dan sebagian lainnya  lapuk karena usia. Hampir disemua bagian dinding telah terjadi retakan-retakan, yang walaupun telah disemen namun akan tetap retak kembali. Dinding ini dikawatirkan akan roboh bila tidak segera dilakukan perbaikan.

[images cols=”three” lightbox=”true”]
[image link=”6045″ image=”6045″]
[image link=”6046″ image=”6046″]
[image link=”6047″ image=”6047″]
[image link=”6048″ image=”6048″]
[image link=”6049″ image=”6049″]
[image link=”6050″ image=”6050″]
[/images]

[highlight bgcolor=”#000000″ txtcolor=”#eeee22″]Sebagian Foto Kondisi Vihara yang Rusak[/highlight]

Selain karena fisik bangunan yang mengalami kelapukan, luas Vihara yang berukuran 6m x 10 m juga dirasakan sudah tak mampu lagi untuk mendukung kegiatan kerohanian. Desa Kandangan memiliki lebih kurang 70 kepala keluarga yang beragama Buddha. Jika dihitung dengan anggota keluarga lainnya, maka diperkirakan ada lebih dari 300 orang yang beragama Buddha. Rata-rata profesi penduduk disana adalah berkebun dan bertani.

Demi eksistensi dan perkembangan Buddha Dhamma khususnya di wilayah Desa Kandangan, sudah semestinya hal tersebut segera diatasi. Oleh karena itu, kami berencana melakukan penggalangan dana untuk  melaksanakan renovasi bangunan, sehingga Vihara Dhamma Santi tetap layak dijadikan sebagai tempat yang nyaman untuk beribadah.

[images cols=”four” lightbox=”true”]
[image link=”6053″ image=”6053″]
[image link=”6054″ image=”6054″]
[image link=”6055″ image=”6055″]
[image link=”6056″ image=”6056″]
[/images]

[highlight bgcolor=”#000000″ txtcolor=”#eeee22″]Ilustrasi Maket Renovasi & Pembangunan Vihara Dhamma Santi[/highlight]

Proses Renovasi akan dilakukan dalam beberapa tahap, sembari menunggu donasi yang terkumpul. Tahap pertama akan dilakukan renovasi ruangan Dharmasala, untuk itu diperkirakan dibutuhkan dana sekitar Rp. 200 juta. Tahap selanjutnya adalah pembangunan perluasan gedung yang nantinya akan digunakan sebagai ruangan sekolah minggu, kuti Bhikkhu, aula serba guna, perpustakaan dan seketariat.

[images cols=”six” lightbox=”true”]
[image link=”6797″ image=”6797″]
[image link=”6798″ image=”6798″]
[image link=”6799″ image=”6799″]
[image link=”6800″ image=”6800″]
[image link=”6801″ image=”6801″]
[image link=”6802″ image=”6802″]
[/images]

[highlight bgcolor=”#000000″ txtcolor=”#eeee22″]Ilustrasi Maket Pembangunan gedung kuti, kelas Vihara dan Taman  Vihara Dhamma Santi[/highlight]

Dukungan dan bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata pemenuhan kesempatan berbuat baik (Akusala Kamma). Untuk itu kami sangat mengharapkan kemurahan hati dari segenap umat Buddhist dan dermawan untuk ikut membantu menggalang dana demi kesuksesan tujuan dan cita-cita luhur ini.Untuk turut serta memberikan dukungan dalam bentuk dana dapat disalurkan melalui rekening berikut ini

nomor rekening donatur bca

Konfirmasi dana & Informasi dapat menghubungi :

1. Jumani Nyana Kusalo ( HP: 081233058057 ; Pin BB : 2B945301)

2. Arya Dewi  (HP: 081330626852 ; Pin BB : 29EEECBC)

[box type=”tip” fontsize=”14″ radius=”10″]Nama para donatur, dan bukti penggunaan dana, akan dibuatkan Link tersendiri. Perkembangan kegiatan Renovasi  akan selalu diupdate di website. Untuk masukkan dan saran, dapat diberikan pada kolom komentar dibawah.[/box]

[button color=”red” link=”http://segenggamdaun.com/2015/03/laporan-penerimaan-dana-renovasi-vihara-dhamma-santi-banyuwangi/” size=”bigger”  align=”left”   font_weight=”bold” radius=”10″ outer_border=”true” outer_border_color=”#dd7171″ icon=”momizat-icon-thumbs-up”]Nama Donatur[/button] [button color=”green” link=”http://segenggamdaun.com/2015/06/laporan-perkembang-renovasi-vihara-dhamma-santi-desa-kandangan-banyuwangi/” size=”bigger” align=”right”  font_weight=”bold” radius=”10″ outer_border=”true” outer_border_color=”#a2d67e” icon=”momizat-icon-calculate”]Laporan Perkembangan[/button]

Mohon Kiranya sahabat se Dhamma dapat turut serta menyebarkan informasi ini, sehingga Buddha Dhamma dapat tersebar dengan baik. Begitu besar manfaat dari mendirikan sebuah vihara atau tempat meditasi. Semoga kesempatan baik ini yang merupakan ladang bagi kita semua untuk menanam benih-benih kebajikan, dapat dimanfaatkan oleh Bapak /Ibu /Saudara/ Saudari dan para dermawan.

Semoga rencana tersebut dapat berjalan lancar dan proses renovasi dapat terlaksana dengan baik. Mari kita satukan tekad dan pengabdian kepada kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha demi pembabaran Buddha Sasana.

Semoga jasa baik yang dilakukan oleh Bapak /Ibu /Saudara/ Saudari dan para dermawan membawa kemajuan, kesejahteraan dan kebahagiaan lahir maupun batin.

Semoga Tiratana Selalu Melindungi Kita Semua

[box type=”note”]“Memberi makanan, seseorang memberikan kekuatan; memberi pakaian, seseorang memberikan keindahan; memberi penerangan, seseorang memberikan penglihatan; memberi angkutan, seseorang memberikan kesenangan; memberi perlindungan, seseorang memberikan semuanya; tetapi seseorang yang mengajarkan Dharma, ajaran Sang Buddha yang istimewa, orang seperti itu memberikan makanan surgawi.” (Samyutta Nikaya, I, 32)[/box]

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Mari Bersama Ringankan Beban Guru Abhidhamma Bp. Pandit J. Kaharuddin

Read Next

Benarkah Gadis Ini adalah Kelahiran Kembali dari Theresa Teng ?

Leave a Reply

Your email address will not be published.