Pengusaha Sukses Ini Hidup Menyendiri Selama 2 Tahun dan Akhirnya Menjadi Bhiksu

Seorang pria asal Tiongkok mungkin membuat kita berpikir memiliki banyak uang bukan jaminan seseorang hidup bahagia. Liu Jingchong, 38, mantan pengusaha manufaktur dan tekstil memilih meninggalkan semua kekayaannya dan hidup di sebuah gubuk terpencil yang terletak di lembah gunung dan akhirnya memutuskan menjadi seorang Bhiksu.

Screenshot_1

“Memang benar saya mendapatkan banyak uang dan saya tidak bisa mengatakan benci dengan hidup saya. Tapi itu semua berubah ketika saya dan teman-teman mengalami kecelakaan mobil di daerah terpencil di Qinghai, Tiongkok,” kata Liu.

Screenshot_2

Saat itu Liu bersama teman-temannya tak bisa kembali ke rumahnya dengan segera. Dirinya memilih untuk bermalam di sebuah hotel di mana saat itu yang bisa ia lakukan hanyalah membaca buku ajaran Buddha yang tersedia disana.

Screenshot_3

Sekembalinya ia ke rumah, Liu mempelajari lebih dalam mengenai filsafat Buddhis yang mengajarkan bahwa barang-barang yang bersifat material adalah penyebab penderitaan manusia. Liu bertekat untuk mengubah hidupnya.

U211P5029T2D836692F26DT20150807100645

Ia kemudian menjual semua harta miliknya termasuk mobil,rumah,villa dan perusahannya pada tahun 2012. Lalu ia membeli sebuah gubuk kecil di lembah gunung Provinsi Shaanxi. Ia menyatakan yang ia butuhkan hanya sebuah ruangan kecil untuk membaca buku-buku ajaran Buddha.

Millionaire Gives up Riches for Life of Poverty

Dia menghabiskan dua tahun dalam isolasi total, tinggal di sebuah gubuk yang terbuat dari jerami dan menghabiskan sebagian besar hari-harinya bermeditasi, membaca, dan berlatih kaligrafi.

Millionaire Gives up Riches for Life of Poverty

Pada tahun 2014 ia bertemu dengan seorang Bhiksu, ia kemudian memutuskan untuk mengikuti Bhiksu tersebut tinggal di Vihara Baochan  di daerah dari Hanshan, di Cina Timur Provinsi Anhui. Beberapa bulan kemudian ia akhirnya ditahbis menjadi seorang Bhiksu.

Millionaire Gives up Riches for Life of Poverty

Kegiatan hariannya saat ini adalah selain memperdalam pemahaman ajaran Buddha, juga membantu memasak di dapur Vihara tersebut.

Millionaire Gives up Riches for Life of Poverty

Ia mengatakan pencerahan tiba-tiba telah membuatnya menyadari bahwa orang tidak akan pernah berhenti mengejar rumah yang lebih besar, pekerjaan yang lebih baik, dan mobil lebih mahal jika mereka tetap tinggal di kota-kota, gagal untuk fokus pada kehidupan batin mereka.

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Domba Gelisah itu Menjadi Bhikkhu Pertama dari Flores

Read Next

BHUTAN: Kerajaan Buddha Terakhir Yang Merupakan Negara Paling Bahagia di Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published.