[CLOSED] TOLONG, Kami Butuh Bantuan Dana Untuk Biaya Pengobatan Mama Kami

[box type=”note” fontsize=”16″ radius=”12″]Update

Setelah menjalani perawatan diruang ICCU selama satu bulan lebih, akhirnya pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2015 Ny. Lim (Fatimah) menghembuskan nafasnya yang terakhir di Ruangan ICCU RS RK Charitas Palembang. Untuk itu penggalangan dana ini dinyatakan ditutup. Pihak keluarga menyatakan bahwa akan mengirimkan bukti kuitansi pembayaran rumah sakit (masih menunggu) yang nantinya akan diupload disini sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana. Tidak ada foto dokumentasi saat dirumah duka dan penguburan,dikarenakan menurut keluarga mereka tidak melakukan dokumentasi dalam bentuk apapun, sehingga admin tidak dapat menampilkan updatenya disini.

Picture5 020

Atas kebaikan dan perhatian para donatur sekalian, yang dilandasi oleh belas kasih dan empati untuk meringankan penderitaan orang lain, saya sebagai admin dari segenggamdaun.com menghaturkan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga sesuai dengan benih kebajikan yang anda semaikan, demikian pula nantinya hasil yang anda tuai. Semoga anda sekalian senantiasa sehat, tercapai semua harapannya dan berbahagia.[/box]

[button width=”full” color=”red” link=”http://segenggamdaun.com/2013/08/daftar-nama-donatur-untuk-ny-lim-bun-lie-fatimah/” size=”bigger” align=”center” font=”trebuchet” font_weight=”bold” radius=”10″ outer_border=”true” outer_border_color=”#f9ab22″ icon=”momizat-icon-happy2″ icon_color=”#ffffff”]Nama Donatur (Klik Disini)[/button]

[divide icon=”square” color=”#dd3333″]

Ny. Lim Bun Lie/Fatimah  adalah seorang ibu berusia 64 tahun. Telah ditinggal suami 7 tahun yang lalu, memiliki 2 orang putri dan 2 orang putra. Semenjak setahun terakhir Ny. Lim telah beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit. Sempat menjalani operasi di RS Mahkota Melaka di Malaysia.Menurut dokter penyakit yang diderita Ny. Lim adalah Infeksi pada sumsum tulang belakang. Untuk detil lengkap kronologis penyakit Ny. Lim dapat dilihat pada bagian bawah artikel ini.

ny lim & kel
Ny. Lim bersama putra-putrinya waktu dalam keadaan sehat

Selama beberapa kali perawatan di rumah sakit ini, memakan biaya yang tak sedikit. Seluruh tabungan dan asset milik keluarga telah habis untuk itu.

Pada tanggal 28 Juni 2015, kondisi Ny. Lim tiba-tiba memburuk dan segera dilarikan ke IGD RS Charitas Palembang. Dan selanjutnya segera dilakukan perawatan diruangan ICCU sampai artikel ini dibuat per 10 Juli 2015.

[images cols=”three” lightbox=”true”]
[image link=”6541″ image=”6541″]
[image link=”6542″ image=”6542″]
[image link=”6543″ image=”6543″]
[/images]

Tagihan per tanggal 10 Juli 2015 adalah sebesar 69 juta rupiah, dan telah dibayarkan sebesar 40 juta rupiah. Uang sebesar 40 juta rupiah tersebut didapat dari pinjaman dan bantuan para keluarga dan teman-teman. Dan saat ini keluarga telah kebingungan untuk mencari kekurangan dana tersebut.

[images cols=”four” lightbox=”true”]
[image link=”6533″ image=”6533″]
[image link=”6534″ image=”6534″]
[image link=”6535″ image=”6535″]
[image link=”6536″ image=”6536″]
[/images]

Kondisi pasien yang sedang koma sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pemindahan perawatan. Memang banyak yang menganjurkan agar menggunakan fasilitas BPJS. Namun untuk dapat dirawat diruangan ICCU di Rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS, maka pasien kembali harus dirawat dulu di IGD, dan mengantri untuk ruangan ICCU nya. Sedangkan pasien saat ini sangat tergantung dengan alat-alat penunjang kehidupan.

 

[box type=”note” fontsize=”14″ radius=”10″]Catatan Admin:

Biaya perawatan Ny. Lim perhari diruangan ICCU lebih kurang sebesar 5 juta rupiah. Kondisi saat ini dalam keadaan koma.

Kelanjutan perawatan bergantung dari donasi yang didapat. Penggalangan dana ini adalah langkah terakhir yang dapat ditempuh oleh anak-anak Ny. Lim. Semoga keajaiban itu tetap ada. Semoga berkat dari tekad dan kebajikan anak-anak Ny. Lim dapat memberikan kemajuan untuk kondisi beliau.

Apapun hasil akhir dari penggalangan dana ini, paling tidak kita bersama dapat menghargai wujud bakti dari anak-anak Ny. Lim. Apapun juga yang terjadi, paling tidak kita bersama telah membuktikan bahwa didunia ini masih ada rasa simpati, empati , dan sangat banyak orang berhati mulia di luar sana. [/box]

 

[highlight bgcolor=”#eded97″ txtcolor=”#dd3333″]Untuk bantuan pengobatan Ny. Lim, tolong dapat ditransfer ke rekening berikut ini [/highlight]

bca santi2

[iconbox title=”KETERANGAN Lainnya dapat menghubungi Kontak berikut” title_align=”center” content_align=”center” layout=”boxed” bg=”#a9d689″ border=”#59d600″ content_color=”#0a0405″ align=”left” type=”vector” icon=”momizat-icon-phone” icon_align_to=”box” size=”32″ ]-Susanti – Putri Ny. Lim ( 0813 796 76150 , Pin BB 5746E42B)

Hady – ( 085267899800 , Pin BB 7E9DD845)

Yudianto Tjandranata  ( 085266376888 , Pin BB 2BF36E79)

Alamat Ny. Lim : Perumahan Lebak Murni Blok K No. 2 Sako Borang Palembang

[/iconbox]

[box type=”note” fontsize=”14″ radius=”10″]Nama para donatur, dan bukti penggunaan dana, akan dibuatkan Link tersendiri. Perkembangan Ny. Lim  akan selalu diupdate di website ini selama penggalangan dana belum ditutup. Untuk masukkan dan saran, dapat diberikan pada kolom komentar dibawah. [/box]

[iconbox title=”PENJELASAN” title_align=”left” content_align=”left” layout=”boxed” bg=”#ededa6″ border=”#dd9933″ title_color=”#000000″ content_color=”#dd2a2a” align=”left” type=”vector” icon=”momizat-icon-bubbles” icon_align_to=”title” size=”32″ icon_bg_color=”#ededa3″ icon_bd_color=”#dd9933″ ]Pihak Keluarga bersedia untuk melaporkan penerimaan dana berikut nama donatur yang masuk. Laporan akan dipublish pada website ini.

Penggunaan dana akan disertai bukti kuitansi yang juga akan dipublish di website.

Admin segenggamdaun.com, berhak menghentikan penggalangan dana apabila kebutuhan dana sudah mencukupi, ataupun jika terjadi permasalahan dikemudian hari.

Admin segenggamdaun.com hanya sebatas meneruskan Informasi, dan tidak terlibat dalam penerimaan dan penggunaan uang dana. [/iconbox]

banner mama

Berikut ini adalah surat yang dibuat oleh Susanti (putri tertua) yang dikirimkan ke email segenggamdaun.com.

[divide style=”dashs” icon=”square” color=”#1e73be”]

[highlight bgcolor=”#eded5c” txtcolor=”#1c73bf”]

Secercah Harapan Untuk Mama

Kronologis dari awal Sakit :

Pada Bulan November Tahun 2014 mama saya jatuh tersandung didepan teras rumah pada saat sedang melakukan rutinitas sehari-hari, tetapi pada saat terjatuh mama saya tidak merasakan hal  yang berbeda pada tulang belakang ataupun pada anggota tubuh yang lain,setelah beberapa hari kemudian baru terasa dampak bahwa pada bagian dada terasa sesak dan sakit,serta kedua tanggannya terasa kesemutan.

Keesokan harinya mama langsung saya bawa ke dokter Umun Tuswati di sekitaran Dempo untuk berobat,mama saya dianjurkan agar melakukan test darah,dengan kesimpulan semua dalam keadaan normal (tensi darah,gula darah,dll). Setelah itu dokter hanya mengatakan mama saya terkena penyakit maag,lalu dokter memberikan resep,setelah bebrapa hari memakan obat,tidak menunjukkan perubahan,lalu mama saya saya bawa ke dokter Wisman disekitaran Jln Jend Sudirman,tetap sama dokter menyimpulkan mama saya terkena penyakit maag,lalu mama saya diberi resep,setelah makan obat,keesokan harinya kaki mama saya susah utk berdiri dan berjalan,lalu mama adik saya yang bungsu membawa mama saya ke dokter akupuntur  Dr Sucipto ( sekitaran Jln Veteran ),dokter menyimpulkan bahwa tulang belakang mama saya terjadi pergeseran dan minta untuk di rongent(ronsen),lalu dokter melalukan terapi listrik,keesokan harinya kaki mama saya masih blm bisa digerakkan dan perut mama saya mulai membengkak,lalu adik mama saya menyarankan agar mama saya segera dibawa kerumah sakit,lalu saya membawa mama saya ke praktek Dokter penyakit dalam Prof Dr Hardi Dermawan, Dokter menyarankan agar mama saya dirawat di Rumah Sakit .

Diagnosa dokter setelah melihat hasil ronsen dr Dokter yang sebelumnya bahwa tulang belakang mama saya terjadi pergeseran ,Dokter mengatakan mama saya harus dirawat selama 1 minggu dengan dibantu therapy dan dilakulan cek darah ulang dan ronsen jantung,hati,ginjal dan paru2,dengan hasil test bahwa tidak ditemukan penyakit pada tubuh mama saya.

Beberapa hari mama saya dirawat tidak menunjukkan perubahan,setelah itu bibi saya menyarankan agar mama saya dibantu dirawat oleh dokter Spesialis Tulang,setelah dicek oleh Dokter mengatakan bahwa tulang mama saya baik2 saya tidak ada kelainan, setelah hari kesepuluh mama saya dirawat, saya berinisiatif memanggil dokter Spesialis Saraf,Dr Jimmy Sabirin. Dokter mengatakan mama saya harus DI MRI,Setelah hasil MRI keluar lalu saya dan Adik saya yang Ketiga diberitahu oleh dokter bahwa mama saya terkena Mielytis ( mielitys adalah radang selaput saraf pada sumsum tulang belakang ) yang mengakibatkan mama saya tidak akan bisa berjalan,susah buang air besar dan kecil, lalu saya bertanya kemungkinan mama saya sembuh harus dirawat berapa lama lagi,dokter mengatakan bisa memakan waktu 2-3 bln dan dokter juga tidak bisa menjamin bahwa mama saya bisa sembuh,dokter menyarankan kalo mau bisa dioperasi dijakarta, dengan biaya sekitar 300jt.

Setelah saya banyak berdiskusi dengan teman dan kerabat bahwa agar mama saya berobat ke Malaysia ( RS Mahkota-Mellaka) pada saat itu saya hanya berharap bahwa apa yang didiagnosa dokter, mama saya terkena myelitys itu salah. Akhirnya saya dan adik saya, membawa mama saya keluar dr Rs Charitas dengan Kondisi tidak ada perubahan selama dirawat 13 hari dengan biaya sekitar 20jt (uang berasal dari tabungan saya dan adik saya,serta mendapat pinjaman dari perusahaan dimana adik saya yang kedua bekerja ).

Akhirnya saya memberangkatkan adik saya dan mama saya ke  RS Mahkota-Mellaka, dan dokter RS Mahkota Dr Wong meminta di MRI ulang,setelah Di MRI ulang dengan hasil bahwa mama saya harus dioperasi dikarenakan sumsum  tulang mama saya terjadi infeksi. Jika tidak segera dioperasi maka infeksi nya akan semakin meluas,dengan biaya sekitar RM 26000,-sekitar  Rp90jt(uang saya dapat dari simpan emas dan dipinjamkan tente saya dari keluarga mama dan sepupu dari keluarga papa, dan untuk biaya rawat inap dan pengobatan di Malaysia kami membawa uang sekitar 25jt,uang itu saya dapat dari menjual emas simpanan saya dan suami ,dan ditambah uang tabungan adik saya.

Sepulangnya dari operasi mama saya berangsur membaik mulai dari kakinya yang bisa digerakkan lalu lambat laun bisa berjalan,buang air kecil tidak memakai selang lagi dan buang air besarnya lancar,namun kondisi mama yang mulai pulih hanya berjalan 1 bulan. Pada bulan febuari mama saya tidak bisa berjalan lagi,dan perutnya menjadi kencang karena mengalami kesulitan buang air kecil,akhirnya selang kateter kami pasang lagi agar buang air kecil bisa lancar.

Karena melihat keadaan mama yang kondisinya semakin memburuk saya dan adik saya berinisiafif membawa mama saya kembali ke RS Mahkota yang ada di Malaysia. Dengan sisa tabungan saya dan suami dan adik saya yang bungsu mendapat pinjaman dari teman sekantor yang seadanya serta  dari menjual motor adik ketiga,sesampainya mama disana dokter menyarankan agar mama di MRI lagi, setelah keluar hasil dokter mengatakan bahwa tidak ada masalah pada bekas operasinya akhirnya mama di rujuk kedokter spesialis saraf, Dr Mooi.

Oleh Dokter Mooi mama dirawat 2 hari dan diinject vitamin saraf,tetapi kaki mama saya tetap tidak bisa digerakkan,Dokter mengatakan kalo sakit mama saya memerlukan proses,makan obat dan istirahat yang cukup,akhirnya mama saya diperbolehkan pulang dengan diberi resep obat untuk 2 bln.

Setelah memakan obat dokter selama 2 bln,masih tetap sama kaki mama saya tetap tidak bisa digerakkan,malah kedua tangan mama saya kram dan seperti ditarik-tarik setiap hari,

Semakin hari keadaan mama saya semakin memburuk dan kaki mama saya semakin mengecil akhirnya mama saya minta dimasukkan kembali ke RS Charitas dan dirawat oleh Dokter Kris,tetapi dari dokter kris selama 1 minggu mama saya dirawat tidak memberikan perubahan,akhirnya mama saya saya bawa pulang kerumah,

Setelah itu saya menelpon dokter Mooi ,berharap dokter memberikan solusi,tetapi dokter Mooi menyarankan agar mama saya dapat di bawa ke kembali ke RS Mahkota, dan Akhirnya saya meminta dokter untuk memberikan resep obat lagi (obat saya titip beli dengan tmn yang kebetulan ada urusan di RS Mahkota). Obat Dokter Mooi  di Makan dalam waktu 1 bln,tapi keadaan mama saya masih tetap sama.

Pada bulan akhir april mama saya dibawa ke Jakarta yang disarankan oleh Tante dari keluarga papa yang tinggal dijakarta bahwa ada Dokter Saraf yang lumayan, setelah rawat jalan dan terapi selama 3 minggu kondisi mama saya lumayan membaik(tangan tidak kram dan kesemutan lagi),akhirnya mama diizinkan pulang dan diberi resep obat utk 1 bln,

Sepulangnya dari Jakarta,mama kurang nafsu makan selama 3 hari dan membuat mama semakin drop,(hampir hilang kesadaran),akhirnya mama langsung saya larikan ke RS Charitas lagi,setelah dirawat Oleh Dokter Billy hampir 10 Hari kondisi mulai membaik dan dibolehkan Dokter Untuk Pulang,

Setelah Pulang keruman 3 minggu, Kondisi mama drop lagi dan mulai tidak napsu makan,akhirnya kami membawa mama check up ke Dokter Billy,dan diberi resep obat, setelah keesokan harinya mama saya semakin drop, pada hari minggu tanggal 28 Juni mama saya larikan lagi ke UGD Rumah Sakit Charitas. Dokter mengatakan mama saya harus masuk Ke ruang ICCU karna konsidi mama yang sangat lemah dan hilang Kesadaran,perawat mengatakan bahwa biaya ruang ICCU selama 1 hari mencapai 4jt,belum termasuk dokter dan obat-obatan. Senin pagi tanggal 29 Juni kondisi mama koma,semakin lemah saja dan harus dipasang alat ventilator,yang biayanya berkisar 10jt perhari.

Saya,suami dan adik-adik saya sangat binggung,karna biaya kamar ICCU yang sangat mahal, sedangkan tabungan dan simpanan saya dan suami dan adik-adik sudah habis tak bersisa, disisi lain mama harus tetap memakai alat sampai mama bisa sadar kembali .

Mama adalah orang yang terpenting bagi saya dan adik-adik saya,karna kami tau saat kami dulu susah,berjuang untuk hidup dan sekolah itu karena perjuangan mama saya dan papa saya yang hanya pedagang roti yang menjual ke warung kecil dikampung,yang berjuang menyekolahkan kami hingga kami 4 bersaudara  bisa bersekolah bahkan saya dan adik saya yang bungsu bisa mengenyam pendidikan sampai bangku Kuliah. Saya berharap ada teman-teman  diluar sana yang tergerak hatinya yang ingin membantu mama saya. Karena saya hanya berharap yang terbaik untuk mama,dan berharap ada keajaiban bagi mama saya agar mama saya dapat segera siuman dan pulih dan bisa segera berkumpul bersama kami lagi.

Seperti kasih ibu kepada anaknya maka ada koin cinta untuk bilqis, maka seperti itulah kasih anak kepada ibunya.

[/highlight]

 

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Gadis Kecil ini Menangis & Menolak Makan Daging

Read Next

Domba Gelisah itu Menjadi Bhikkhu Pertama dari Flores

Leave a Reply

Your email address will not be published.