Ditemukan Mummy dalam Arca Buddhis Berusia 1.000 tahun

Berbekal teknologi pemindai sinar-X canggih atau CT-scan, ilmuwan berhasil mengungkap sebuah misteri dari Arca Buddhist berusia 1000 tahun. Ternyata di dalamnya ada seorang biksu yang tengah bersemedi.

Dari hasil penelitian, patung ‘The Buddha’ yang berasal dari China itu diyakini menjadi tempat persemayaman terakhir dari biksu besar ‘Liuquan’ yang meninggal sejak tahun 1100 masehi. Di dalam patung itu juga ditemukan secarik kertas bertuliskan karakter China kuno.

Patung Buddha tersebut memiliki karakter Tionghoa. Erik Bruijn, seorang ahli agama Buddha, mengatakan bahwa mumi tersebut adalah pendeta Liuquan, yang berasal Sekolah Meditasi Tionghoa.
Arca  tersebut memiliki karakter Tionghoa. Erik Bruijn, seorang ahli agama Buddha, mengatakan bahwa mumi tersebut adalah pendeta Liuquan, yang berasal Sekolah Meditasi Tionghoa.

Tim ilmuwan yang meneliti mumi Liuquan berpendapat bila metode pengawetan mayat dengan memasukkannya dalam patung  adalah suatu cara untuk mencapai tingkatan spiritual tertinggi , CNET(22/02). Bahkan, beberapa pihak percaya bila biksu Liuquan tidak mati, melainkan memasuki tahap pencerahan.

Patung Buddha tersebut discan di Meander Medical Center, Amersfoort, Belanda. Dokter di rumah sakit tersebut, Reinoud Vermeijden dan Ben Heggelman, mengatakan bahwa mumi tersebut adalah pasien tertua yang pernah mereka periksa.
Patung  tersebut discan di Meander Medical Center, Amersfoort, Belanda. Dokter di rumah sakit tersebut, Reinoud Vermeijden dan Ben Heggelman, mengatakan bahwa mumi tersebut adalah pasien tertua yang pernah mereka periksa.

Menariknya, cara ‘memumikan’ diri sendiri juga sempat terjadi di Jepang pada masa lalu. Biksu-biksu Buddha Jepang biasanya akan melakukan diet 1000 hari hanya dengan minum air dan makan biji-bijian untuk mengawali proses menjadi mumi.

Kemudian para biksu itu melakukan diet ekstrem dengan hanya makan akar, dan teh dari getah pohon lacquer China. Diet terakhir dipercaya mampu menguatkan tubuh dari serangan bakteri pembusuk yang akhirnya dapat membantu mengawetkan tubuh si biksu saat meninggal.

Patung Buddha berusia 1.000 tahun diteliti para ahli di Belanda. Banyak umat Buddha percaya bahwa pendeta Liuquan tidak benar-benar mati, tetapi sedang meditasi
Patung berusia 1.000 tahun diteliti para ahli di Belanda. Banyak umat Buddha percaya bahwa pendeta Liuquan tidak benar-benar mati, tetapi sedang meditasi

Selanjutnya, biksu-biksu itu akan dikunci dalam makam. Nantinya, tubuh-tubuh biksu yang berhasil menjadi mumi akan dibawa kembali ke kuil.

Erik Bruijn, seorang ahli agama Buddha, memimpin studi ini dan menentukan mumi itu adalah master Buddha Liuquan, yang berasal dari Sekolah Meditasi Cina.

Seorang peneliti memeriksa rongga patung saat yang sedang discan. Patung tersebut dibawa ke Museum Sejarah Hungaria di Budapest untuk dipamerkan sampai Mei 2015.
Seorang peneliti memeriksa rongga patung saat yang sedang discan. Patung tersebut dibawa ke Museum Sejarah Hungaria di Budapest untuk dipamerkan sampai Mei 2015.

Pemintaian CT dan endoskopi pada patung itu, seperti diberitakan laman Mail Online, Senin (23/2/2015), dilakukan oleh Museum Drents di Meander Medical Centre, Belanda.

Setelah pemindaian, mumi itu dibawa ke Budapest, di mana ia akan dipamerkan di Museum Sejarah Alam Hungaria hingga Mei 2015.

Sumber: http://www.dailymail.co.uk/news/article-2964089/Mummified-monk-inside-1-000-year-old-Buddha-statue-CT-scan.html

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Laporan & Dokumentasi Penyerahan Dana Donatur “Berbagi Kasih Imlek 2015”

Read Next

Kabur dari Peternakan, Babi Ini Bersujud di Sebuah Kuil Buddha di China

Leave a Reply

Your email address will not be published.