Mencari Pelindung Sejati

Berikut ini adalah ceramah Dhamma yang disampaikan oleh Upa. Silabadra Pradipta KH di Vihara Dhammadipa Surabaya dalam rangka kegiatan Sebulan Penghayatan Dhamma.

Dalam ceramah ini Upa. Silabadra mencoba menguraikan mengenai pemahaman perlindungan dalam agama Buddha. Apa yang sebenarnya dinamakan dengan perlindungan itu ? Mengapa kita sering mencari suatu perlindungan ? Dan apa kata Sang Buddha mengenai suatu perlindungan itu ? Inilah yang akan kita dengarkan bersama pada kesempatan ini.

Sudah menjadi suatu hal yang umum bahwa setiap manusia selalu berusaha untuk mencari suatu perlindungan, tidak perduli apakah dia orang yang kaya, miskin, tinggi, pendek, besar atau kecil dan apakah ia laki-laki atau perempuan, bahkan dari agama apapun juga. Kepada siapa mereka berlindung, hal ini tergantung pada keyakinan mereka masing-masing individu itu sendiri.

Sebagai umat Buddha seharusnya tahu kepada siapa kita harus berlindung ? Apakah kepada Buddha, Dhamma dan Sangha ? Apakah kepada diri sendiri?  Atau mungkin kepada para dewa atau dewi di alam surga ?
dhammapada 160

gradient-background-2-1920x1080

Dari Ayat  Dhammapada 160 dinyatakan bahwa kita harus berlindung kepada diri sendiri. Dan saat kita menerima Tisarana disana jelas dinyatakan bahwa kita berlindung kepada Buddha, Dhamma dan Sangha.

Lalu perlindungan mana yang benar ? Apakah kedua perlindungan ini bertentangan ?

Untuk lebih jelasnya, mari kita dengarkan ceramah Dhamma berikut. Semoga dapat membawa manfaat dan kemajuan bagi kita bersama.

pradipta be happy

Vinkmag ad

Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Sewindu Dhamma TV, TV Buddhist Pertama di Indonesia

Read Next

Bhante Pannavaro – Tanggung Jawab Bersama

Leave a Reply

Your email address will not be published.