Kota di Eropa dengan Penduduk Mayoritas Buddhis

Kalmykia,mungkin asing ditelinga anda sekalian,tapi kota ini memiliki keunikan tersendiri,yaitu satu-satunya kota di benua Eropa yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.

Juga dikenal sebagai kiblat catur internasional,karena presiden republic of Klmykia adalah ketua asosiasi catur internasional (FIDE).

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sejarahnya, Orang-orang Kalmyk adalah keturunan dari gembala nomaden Mongol yang melakukan perjalanan ke barat di abad 16 dan 17 untuk mencari padang rumput, dan akhirnya menetap di sekitar sungai Volga. Setelah sumpah setia kepada tsar mereka diberi tanah di perbatasan timur Rusia.

400px-Chess_Set_in_Elista

Kalmykia terletak di selatan Russia, dengan Elista sebagai ibukotanya. Dengan luas 76,100 km2 populasi kota ini sekitar 292.410 jiwa dan menjadi kota terbesar ke 78 di Russia.
Kalmykia dipimpin oleh seorang multi-millionaire businessman dan juga sorang politikus bernama Kirsan Ilyumzhinov yang juga menganut agama Buddha. Penganut agama Buudha di Kalmykia adalah penganut Buddha Tibet, selain agama Buudha terdapat kelompok minoritas lainnya seperti Muslim Kalmyks Kirgizstan yang hidup terutama di daerah Karakol, Mereka disebut sebagai “Sart Kalmyks.” Asal usul nama ini tidak diketahui.
kamylkia-temple

Meskipun “Sart Kalmyks” adalah penganut muslim,dibeberapa daerah lainnya penduduk Kalmyks mayoritas beragama Buudha yang setia kepada Orde Gelugpa dari Buddhisme Tibet.

Dengan bantuan pemerintah Russia,telah dibangun beberapa kuil Buddha di Kalmykia, Selain itu, orang-orang Kalmyk mengenali Tenzin Gyatso, Dalai Lama ke 14 sebagai pemimpin spiritual mereka dan Erdne Ombadykow, seorang Amerika Kalmyk, sebagai pemimpin lama bagi masyarakat Kalmykia

Vinkmag ad

Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Tim Arkeolog Temukan Bukti Candi Sriwijaya di Bukit Siguntang

Read Next

Bhikkuni Buddha yang Terlupakan

2 Comments

  • Is very amazing.

  • Buddha Memberkati Semoga Dunia ini Damai dan Makin Ramai Ke Ajaran Buddha.amitabha Buddha

Leave a Reply

Your email address will not be published.