Kvukthong: Terlahir Tanpa Tangan, Namun Sangat Berbakti

10704785_777837682276209_1109124384_nBeberapa waktu lalu, sebuah foto seorang tanpa tangan yang sedang menyuapi ibunya sempat ramai diperbincangkan di Facebook. Foto tersebut sampai mendapat like jutaan kali dan dishare ribuan orang.  Publik pengguna Facebook di Indonesia pun banyak yang ikut berkomentar.

Akhirnya admin segenggamdaun.com menjadi penasaran tentang sosok orang difoto tersebut. Setelah mendapatkan account facebooknya, admin melakukan chat dengannya. Dengan dibantu oleh Google Translate, berikut beberapa kisah hidupnya yang dapat admin telusuri.

Terlahir dengan nama Kvukthong Yoirurob, 52 tahun lalu. Merupakan anak ke-3 dari empat bersaudara.

Kvukthong terlahir dengan tidak mempunyai tangan. Ayah Kvukthong meninggal saat usia Kvukthong menginjak 21 tahun. Semenjak itu ia harus merawat ibunya.

Semua saudara Kvuktong berprofesi sebagai petani, dan mereka mempunyai banyak anak. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan keluarga pun sulit.

kvukthong kecil

Kvukthong berhasil menyelesaikan pendidikan sampai jenjang Sarjana. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum dari Universitas Sukothai Tummatirat.

10668336_778242172235760_1443988188_n

Saat ditanya mengapa ia tidak bekerja, ia menjawab bahwa saat ini mamanya mengalami sakit tua. Hanya bisa berbaring saja. Untuk itu Kvukthong harus mengurus Mamanya seharian. Dari mandi, buang air dan makan, semuanya Kvukthong yang menyiapkan.

kvukthong berbakti

Kvukthong menceritakan bahwa selama ini untuk kebutuhan hidupnya bergantung dari bantuan para donatur. Karena ia tidak dapat berharap banyak dari para saudaranya, yang juga mengalami kesulitan ekonomi.

Kvukthong seorang Umat Buddha yang taat. Selalu menyempatkan diri ke Vihara dan berdana kepada para Bhikkhu.

[images type=”carousel” cols=”three” lightbox=”true”]
[image link=”4791″ image=”4791″]
[image link=”4793″ image=”4793″]
[image link=”4794″ image=”4794″]
[/images]

Pada Bulan Maret lalu, Kvukthong mendapatkan penghargaan dari pemerintah atas dedikasinya dalam merawat Mamanya.

10705246_777837108942933_1691662549_n

Untuk mengenal  lebih dekat dapat mengunjungi halaman Facebooknya berikut ini :

Screenshot_9

Jika Anda ingin memberikan bantuan untuk Kvukthong  dan Mamanya dapat mentransfer kerekening dengan nomor  5130232035 Bangkok Bank cabang bank Suantang provinsi Suphanburi atas  nama akun Kvukthong Yoirurob.

[box type=”note” fontsize=”14″ radius=”5″]“Bila seorang anak menggendong ayahnya dipundak kiri dan ibunya di pundak kanan selama seratus tahun, maka anak tersebut belum cukup membalas jasa kebaikan yang mendalam dari orangtuanya.”

“Apabila anak dapat mendorong orangtuanya yang belum mempunyai keyakinan terhadap Tiratana (Buddha, Dhamma, dan Sangha), sehingga mempunyai keyakinan kepada Tiratana; apabila anak dapat membuka mata hati orangtua untuk hidup sesuai dengan Dhamma, membimbing mereka untuk memupuk kamma baik, berdana, melaksanakan sila, mendorong mereka mengembangkan kebijaksanaan, maka anak tersebut dapat membalas budi dan jasa-jasa kebaikan orangtuanya.”

(Angguttara Nikaya Bab IV ayat 2)[/box]

Vinkmag ad

Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Closed : Baby Lollie Butuh Bantuan Anda

Read Next

Anak Ini Menolak Makan Daging, Ia Ingin Hewan itu Bahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published.