Magha Puja Ajaran Para Buddha

Magha Puja umumnya terjadi di bulan Pebruari atau sekali kali di bulan Maret, masuk lima belas hari setelah Chinese new year. Magha puja memperingati kejadian berkumpulnya seribu dua ratus lima puluh arahat secara bersamaan tanpa di undang ataupun tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Para arahat yang berkumpul tersebut telah mencapai pencerahan sempurna dan merupakan para bhikkhu yang ditahbiskan sendiri oleh Buddha.

Saat Magha Puja,  Buddha memberikan ajarannya kepada para arahat tersebut. Kejadian Magha Puja selalu terjadi pada kehidupan setiap Buddha. Setiap Buddha memberikan ajaran yang persis sama saat Magha Puja. Ajaran yang dikenal sebagai Ovadhapatimokha. Ajaran yang intisarinya adalah :

Jangan Berbuat Jahat
Berbuatlah kebajikan
Sucikan hati dan pikiran
Inilah ajaran para Buddha

Ajaran para Buddha saat Magha Puja sebenarnya sederhana namun merupakan inti dari ajaran semua Buddha. Latihan kemoralan atau sila agar tidak berbuat jahat sekaligus aktif untuk berbuat baik. Sucikan hati dan pikiran melalui meditasi, ajaran yang sangat khusus dari para Buddha. Meditasi yang bertujuan bukan sekedar menenangkan bathin atau mendapatkan kesaktian, tetapi jauh dari itu yaitu untuk mensucikan hati dan pikiran.

Kesucian adalah satu satunya jalan untuk bisa terbebas dari lingkaran penderitaan yang diakibatkan dari kelahiran dan kematian yang ber ulang ulang.  Agama Buddha tidak mengenal Surga dan Neraka yang kekal. Surga dan Neraka merupakan alam yang juga tidak kekal. Makhluk dapat terlahir di neraka dan surga, Makhluk makhluk juga dapat mati dari alam neraka dan surga untuk kembali lahir di salah satu dari 31 alam kehidupan.

Terlahir sebagai manusia dan bisa mengenal Buddha Dhamma sangatlah sulit. Terlahir sebagai manusia dan mampu mempraktekkan Buddha Dhamma merupakan keberuntungan tertinggi dari kehidupan sebagai manusia karena itulah kesempatan tertinggi yang dimiliki untuk bisa memutus rantai penderitaan akibat tumimbal lahir. Kesempatan itu ada saat ini dan dalam kehidupan ini. Tidak cukup hanya sekedar berbuat baik tetapi harus sucikan hati dan pikiran.

Bagaimana satu makhkluk bisa terlahir di alam manusia atau seorang manusia yang meninggal bisa terlahir kembali di alam manusia? Silakan anda mendengar ceramah dhamma dari bapak Cornelis Wowor MA yang dibawakan di Vihara Pluit Dharma Sukha.

Sumber: ceramahdhamma.com

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Cermin Kehidupan – YM Bhikkhu Atimedho Mahathera

Read Next

Menata Pikiran Perasaan dan Jasmani – Bhante Pannavaro Mahathera

Leave a Reply

Your email address will not be published.