Pelantunan Tipitaka Internasional Ke-9 di Bodh Gaya

Bodh Gaya, India – Ribuan bhikkhu dan umat Buddha dari sembilan negara berpartisipasi dalam Upacara Pelantunan Tipitaka Internasional Ke-9 yang sedang berlangsung di Bodh Gaya, Bihar, India.

Kegiatan yang sudah dimulai pada Senin, 2 Desember 2013 dan akan berakhir pada 12 Desember 2013 tersebut dihadiri oleh para bhikkhu senior dan para umat dari berbagai negara seperti Bangladesh, Kamboja, India, Nepal, Birma, Thailand, Laos, Sri Lanka danVietnam.

Para umat awam dari beberapa negara tersebut mengambil bagian dengan mengenakan pakaian tradisional mereka masing-masing di Mahavihara Mahabodhi, di mana Sang Buddha mencapai Pencerahan Sempurna.

4bhrtipitaka32_190217

[highlight]Para bhikkhu melantunkan Tipitaka di Bodh Gaya, Selasa (3/12). Foto: Suman – telegraphindia.com[/highlight]

Sebagai bagian dari perayaan, para bhikkhu menyalakan pelita puja sebelum pelafalan Tipitaka, yang merupakan kumpulan khotbah Sang Buddha.

Dalam kegiatan selama sepuluh hari tersebut selain menampilkan pertunjukkan kebudayaan dari masing-masing negara, juga terdapat bincang Dhamma di bawah pohon Bodhi yang diisi oleh para bhikkhu terkemuka.

Para pembicara di kegiatan bincang Dhamma di pohon Bodhi di antaranya Y. M. Sitagu Sayadaw Dr. Ashin Nyanissara dan Y. M. Tipitakadhara U Gandhamalalankara dari Birma, Y. M. Phramaha Thanat Inthisan, Ph.D dari Wat Thai Washington, D.C., Y. M. Professor Kollupitiye Mahinda Sangharakkhita dari Sri Lanka, Y. M. Phra Dr. Anil Sakya dari Thailand.

Untuk kegiatan tersebut persiapan keamanan telah dilakukan bagi para wisatawan yang berkunjung di Mahavihara Mahabodhi untuk melakukan puja bakti.

Ada sekitar 3.000 umat dari sembilan negara yang berpartisipasi dalam sesi pelantunan Tipitaka dan mereka harus mengantri dan menjalani penggeledahan manual dengan petugas keamanan memegang detektor logam dan juga melintasi pintu detektor logam.

“Para umat merasa aman dengan pengaturan keamanan yang ada mengingat serangkaian ledakan pada 7 Juli di Bodh Gaya,” kata Ibu Wangmo Dixey dari Light of Buddha Dharma Foundation International, India, yang telah berperan dalam mengorganisir acara Pelantunan Tipitaka. Demikian seperti yang dikutip Bhagavant.com dari The Telegraph India, Rabu (4/12/2013).

Ia menambahkan bahwa gawai-gawai pemeriksaan keamanan terbaru telah dipasang, yang akan menghemat waktu para umat untuk datang ke Mahavihara untuk melakukan pelantunan.

Saat Pelantunan Tipitaka pertama kali diselenggarakan di Mahavihara pada tahun 2005, hanya 250 bhikkhu dari 5 negara yang ikut berpartisipasi, sebagian besar dari vihara di Bodh Gaya. Tahun ini lebih dari 3.000 umat dari lebih dari 9 negara berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami juga memiliki permintaan dari Singapura, Indonesia dan Taiwan, tapi para umat dari negara-negara ini tidak bisa bergabung dengan acara tahun ini. Namun, kami berharap untuk menambahkan setidaknya dua negara tahun depan. Pelantunan Tipitaka adalah sesi puja bakti terbesar bagi pengikut Buddhisme tradisi Theravada dan jumlah peserta pasti akan meningkat di tahun-tahun mendatang,” kata Ibu Wangmo.[Bhagavant, 8/12/13, Sum] 

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

DHAMMAKAYA YANG KONTROVERSIAL

Read Next

Relik Buddha Dicuri Dari Stupa Oudong Kamboja

Leave a Reply

Your email address will not be published.