YA. Somdet Phra Nyanasamvara , Mangkat Dalam usia 100 tahun

 

YA Somdet Phra Nyanasamvara Sangharaja Thailand telah mangkat pada hari  Kamis(24/10) setelah mengalami penyakit dan menjalani perawatan di rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir.

Jasa beliau sangatlah besar terutama bagi perkembangan Sangha Theravada Indonesia.

Yang Mulia Sangharaja adalah  Upajjhaya (guru pentahbis) para bhikkhu generasi awal Sangha Theravada Indonesia dan beliau juga yang memimpin pengukuhan Sima Uposathagara di Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya pada tahun 1985

Memasuki usia 100 tahun pada tanggal 3 Oktober 2013,  dan beliau diyatakan sebagai  salah seorang Sangharaja dengan usia terpanjang dalam sejarah Thailand.

Mangkatnya Sangharaja  ke-19 dari Kerajaan Rattanakosin telah membawa kesedihan besar untuk pengikut setia -Nya , yang telah senantiasa  memantau perkembangan terkini akan kondisi kesehatannya .

home-New-Prime-Minister

Chulalongkorn University, tempat di mana beliau  dirawat , menegaskan bahwa Yang Mulia  meninggal pada pukul 19:30 (24 Otober 2013).

YA Somdet Phra Nyanasamvara  telah menjalani operasi usus untuk infeksi bakteri pada 14 Oktober di Rumah Sakit Chulalongkorn .

YA Somdet Phra Nyanasamvara   menduduki beberapa jabatan  penting setelah ditahbiskan sebagai pemula ketika ia berusia 14 dan kemudian memasuki kehidupan kebhikkhuan tepat ketika ia memasuki usia  20 tahun  . Dia diangkat sebagai Sangharaja Thailand pada tahun 1988 .

Menurut kantor sekretariat ,YA Somdet Phra  Nyanasamvara  selalu mengingatkan pengikutnya tentang ” Tiga Corak Kehidupan ” – ketidakkekalan , penderitaan dan non -eksistensi .

Biografi Singkat 

postcardY. A. Somdet Phra Nyanasamvara Suvaddhana, Sangharaja Thailand, yang saat lahir diberi nama Charoen Gajavatra (Charoen Khotchawat – เจริญ คชวัตร), dilahirkan di Provinsi Kanchanaburi, pada 3 Oktober 1913. Y. M. Suvaddhana ditahbiskan menjadi seorang samanera di Vihara Devasangharam, Kanchanaburi saat beliau berusia 14 tahun.

Beliau mendaftarkan diri untuk studi Dhamma di Vihara Bovoranives hingga beliau mencapai usia minimum yang diperlukan untuk ditahbiskan menjadi bhikkhu. Beliau di tahbiskan secara penuh (upasampada) sebagai seorang bhikkhu di Vihara Bovoranives oleh Y. M. Kromma Luang Vajiranyanavamsa pada 15 Februari 1933 dan menetap di sana hingga beliau lulus kelas 9 tingkat tertinggi studi bahasa Pali seperti yang ditetapkan oleh Sangha Thailand pada tahun 1941.

Y. M. Suvaddhana telah menjabat sebagai Sangharaja Thailand sejak 1989. Beliau adalah seorang yang tekun belajar, beliau memiliki kebiasaan untuk selalu memiliki pengetahuan baru, khususnya bahasa. Medote belajar mandirinya meliputi membaca surat kabar berbahasa Inggris, mendengarkan siaran BBC bahasa Inggris, dan membaca buku-buku agama Buddha berbahasa Inggris. Selain bahasa Inggris, Y. M. Suvaddhana juga mempelajari bahasa Jerman, Perancis dan China. Beliau adalah Sangharaja Thailand pertama yang bukan berasal dari garis keturunan kerajaan.

Dengan usianya yang sekarang genap mencapai 100 tahun pada tanggal 3 oktober 2013, Y. M. Somdet Phra Nyanasamvara Suvaddhana merupakan Sangharaja Thailand yang memiliki usia terpanjang dalam sejarah Thailand. Beliau diakui sebagai salah satu cendekiawan Buddhis yang telah memberikan sumbangsih bagi pendidikan dan pengajaran Buddhis khususnya di Thailand.

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Laporan Penerimaan & Penyaluran Dana ‘MEMBERI DENGAN BIJAKSANA’

Read Next

Laporan Nama Donatur & Penggunaan Dana Ida Lestari

Leave a Reply

Your email address will not be published.