Pengertian Tiga Perlindungan (Trisarana)

Tiga perlindungan atau Trisarana, Berlindung kepada Buddha, Dhamma dan Sangha merupakan pernyataan yang diucapkan oleh seseorang yang menyatakan diri sebagai umat Buddha. Mirip dengan kalimat Syahadat dalam Muslim atau Kredo dalam Nasrani.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan berlindung pada Buddha? Berlindung pada Dhamma? Berlindung pada Sangha? Apa yang ada dalam pikiran seseorang saat dia menyatakan berlindung pada Triratna?

Menurut Bhante Sri Pannavaro Mahathera berlindung pada Buddha Dhamma dan Sangha dapat dipersamakan seperti berlindung kepada Dokter. Apa Maksudnya?

Berlindung kepada Buddha menuntut seseorang untuk bersikap aktif tidak pasif. Berlindung pada Triratna dengan  sikap pasif tidak akan dan tidak mungkin berhasil.

Lalu di sisi lain jika dikatakan kita mempunyai tiga perlindungan kepada Buddha, Dhamma dan Sangha apakah mereka itu bertindak  pasif? Sebagai tempat berlindung apakah Buddha Gautama Pasif? Apakah Dhamma pasif ? Apakah para Bhikkhu sebagai anggota Sangha bertindak pasif?

Bagaimana cara berlindung yang baik sehingga kita bisa mendapatkan manfaat untuk terbebas dari penderitaan? Apa sebenarnya yang menyebabkan kita menderita?

Pada saat seseorang terkena musibah atau mengalami penderitaan, sering kita mendengar pernyataan ‘Oh itu akibat dari karmanya sendiri’. Padahal dalam empat kesunyataan mulia sebagai dasar ajaran Buddha Gautama tidak ada hukum karma didalamnya. Jadi sebenarnya apa sebab dari penderitaan seseorang?

Bhante Sri Pannavaro Mahathera memberikan petunjuk praktis bagaimana kita bisa setidak-tidaknya mengurangi penderitaan kita. Silakan anda mengklik tombol play dibagian atas artikel untuk mendengarkan secara online.

Selamat mendengarkan, semoga ceramah dhamma ini dapat membantu anda untuk mengikis sedikit demi sedikit penderitaan anda. Semoga anda berbahagia. Semoga semua makhluk berbahagia. Salam dalam Dhamma, Salam sejahtera.

Sumber : Ceramahdhamma.com

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Cara Berdana Yang Baik dan Benar

Read Next

Profil Bhikkhu Atimedho Mahathera

Leave a Reply

Your email address will not be published.