Pendirian Arca Buddha 40 Ton di Sentral Buddhis Florida

Sebuah arca Buddha seberat 40 ton didirikan di sebuah sentral Buddhis di kota Mims, wilayah Brevard, Florida, Amerika Serikat dengan menggunakan mobil takal yang besar pada Jumat (19/7/2013).

Arca Buddha Parinirvana sepanjang 35 kaki tersebut dibuat di Vietnam dan dikirim ke Sentra Buddhis Pasir Putih (White Sands Buddhist Center – WSBC), sebuah vihara di Mims yang terletak hanya beberapa mil dari perbatasan wilayah Brevard dan Volusia.

”Saya pikir ini menarik bahwa arca tersebut ada di sini, di Mims, ini bukanlah hal yang orang akan duga bisa menemukannya di sini,” kata Morris Sullivan, dari Volusia Buddha Fellowship, seperti yang dilaporkan CFNews13, Sabtu (20/7).

buddha tidur

[highlight]Pemasangan Arca Buddha Parinirvana di WSBC, Mims, Brevard, Florida, AS pada Jumat (19/7/2013).. Foto: Facebook WSBC[/highlight]

Proses pemasangan arca Buddha seberat itu merupakan tugas yang berat, seperti mengangkat 20 mobil dan kemudian inci demi inci menurunkannya ke sebuah landasan pelat beton besar, sekitar seukuran kolam renang halaman belakang rumah.

Dua tali pengikat membantu menyokong dan menyeimbangkan berat. Ketika operator mobil takal mengangkutnya, 10 orang membantu memandunya ke posisi yang tepat.

Tapi pemasangan arca granit yang baru ini jauh lebih mudah dibandingkan dengan dua arca lainnya di lahan WSBC.

Arca pertama yang dipasang di vihara tersebut adalah arca Bodhisattva Avalokitesvara setinggi 32 kaki dengan berat sekitar 60 ton pada 24 Februari 2012, dan disusul dengan arca Buddha Sakyamuni dalam posisi meditasi dengan berat sekitar 200 ton dan tinggi 35 kaki pada enam bulan yang lalu yang merupakan arca Buddha terbesar di negara bagian Florida. Keduanya terbuat dari batu granit putih solid.

Pendirian arca-arca tersebut merupakan bagian dari kelanjutan pembangunan WSBC yang merupakan vihara Buddhisme Zen yang didirikan pada 19 Mei 2005 di Mims, Florida, Amerika Serikat. Rencananya kelanjutan pembangunan ini akan selesai pada tahun 2015.

Prasarana awal dari vihara tersebut merupakan sebuah rumah penduduk pada lahan seluas 6 hektar yang telah dibeli oleh para pendiri White Sands yang mendapat dukungan dari keluarga Dr. Chau Lam Son dan Nguyen Thi Thanh Truc. Kepala vihara tersebut adalah Master Zen Bhiksu Khai Thien, yang merupakan generasi ke-41 dari garis silsiah Zen Rinzai.

Seperti yang diungkapkan dalam situs daringnya, cattrang.org, WSBC diawali dengan bimbingan dan arahan dari kepala vihara, para umat Buddha dan sahabat Dharma yang jauh maupun dekat bekerja sama secara erat untuk membangun Aula Buddha tersebut dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan untuk program-program praktik dan pelatihan di WSBC.

Setiap tahunnya vihara tersebut mengadakan empat kali retret spiritual yang masing-masing berlangsung selama beberapa hari dan empat kali retret meditasi bagi para penutur berbahasa Inggris. Para pengunjung dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat dan sejumlah negara asing seperti Kanada, Australia, Inggris, Perancis, Jerman, Vietnam, dll. Telah berkunjung ke vihara tersebut untuk melaksanakan praktik dan pelatihan.

Sumber : http://www.nsbobserver.com/floridas-largest-buddhist-statues-find-a-home/

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

30 Bhikkhu Thai Ditangkap, karena Penyalahgunaan Obat Terlarang

Read Next

Buddhisme Sebagai Agama Alternatif dan Diaspora di Norwegia

Leave a Reply

Your email address will not be published.