Festival Film Buddhis Internasional Pertama di Vancouver

Sebuah Festival Film Buddhis Internasional 2013 di Vancouver diadakan untuk pertama kalinya bahkan di Kanada selama sepekan dari 26 Juli hingga 1 Agustus 2013 yang lalu.
Festival Film Buddhis Internasional (FFBI) yang diadakan di Vancity Theatre tersebut menampilkan 15 buah film dari China, Jepang, Nepal, Thailand, Argentina, Amerika Serikat, Inggris Raya dan Kanada.

buddhis film

Kegiatan ini dimotori oleh Yayasan Film Buddhis (Buddhist Film Foundation) dimana Richard Gere dan Rudy Wurlitzer menjadi anggota dewan penasihatnya, bekerja sama dengan Vancity Theatre di Pusat Film Internasional Vancouver (Vancouver International Film Centre).

Koordinator Program Vancity Theatre, Tom Charity mengatakan, “Kami sangat senang menjadi yang pertama di Kanada untuk menghadirkan FFBI ini. Kami telah lama menghargai program mereka dan akan sangat bagus untuk membawa para penonton ke sini untuk film-film luar biasa yang mereka temukan dari seluruh dunia.”

FFBI 2013 di Vancouver merupakan bagian dari Peringatan Ke-10 dilaksanakannya FFBI dan menjadi Peringatan Ke-12 berdirinya FFBI. Sejak acara perdananya di Los Angeles pada tahun 2003, FFBI telah hadir di sembilan kota di tiga benua, memutarkan lebih dari 350 film dari 22 negara dengan lebih dari 50.000 penonton.

Direktur eksekutif FFBI, Gaetano Kazuo Maida, mengatakan, ” Vancouber dalam banyak hal merupakan kota terdekat kami, dan kami benar-benar merasa terhormat bisa bekerja sama dengan Pusat Film Internasional Vancouver. Ditambah, kami merasa senang menyajikan beberapa film dari para pembuat film dari Kanada selama berlangsungnya Peringatan Ke-10 ini, dan selanjutnya kami berharap untuk menunjukkan hal ini (FFBI) di Vancouver.”

Lima belas judul film yang diputar dalam FFBI tersebut adalah:Shugendo Now (Jepang), Mindfulness and Murder (Thailand),The Buddha (Amerika Serikat), Karma (Nepal), Dead Man(Amerika Serikat), Olo, The Boy From Tibet (Jepang), Kanzeon(Inggris-Jepang), Samsara (Amerika Serikat), Un Buda(Argentina), Crazy Wisdom (Amerika Serikat), Words of My Perfect Teacher (Kanada), Amongst White Clouds (China), Winter Cicadas (China), Digital Dharma (Amerika Serikat), dan When the Iron Bird Flies (Amerika Serikat).

Dead Man, salah satu film yang diputar, merupakan salah satu film Amerika Serikat tahun 1995 yang disutradarai oleh Jim Jarmusch dan dibintangi oleh Johnny Depp yang berperan sebagai tokoh bernama William Blake. Meskipun secara sekilas film tersebut tidak secara terang-terangan bernuansa Buddhisme, namun di dalamnya terdapat beberapa konsep ajaran Buddhisme seperti kelahiran kembali dan peran persepsi.

”Jika pintu-pintu persepsi dibersihkan, bagi manusia segala sesuatu akan muncul seperti apa adanya: tanpa batas,” kata William Blake, tokoh di film Dead Man yang diperankan oleh Johnny Deep.[Bhagavant, 3/7/14, Sum]

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Buddhisme Sebagai Agama Alternatif dan Diaspora di Norwegia

Read Next

JASON YOUNG: DARI AKTOR JADI BHIKKHU

Leave a Reply

Your email address will not be published.