Dengan Meditasi, Tidak Makan Minum selama 10 Bulan

Para peneliti melaporkan bahwa pada 2005 seorang penganut Buddha Nepal yang masih muda, Ram Bahadur Bomjo, lahir di Chaitra Purnima 9 April 1990 telah melakukan meditasi di bawah naungan sebuah pohon besar (mulai 6 May 2005, membuka matanya pada 24 Juli 2005 dan meneruskan hingga 11 maret 2006) Ia tidak mengkomsumsi makanan dan minuman apapun selama lebih dari 10 Bulan!.

Sebuah pagar memisahkan ratusan penonton/pengikut yang duduk untuk berdoa/memuji dan meneliti manusia yang ajaib ini.

Desa di mana Ram Bahdur Bomjo bermeditasi juga mendapat berkah dari ramainya pengunjung yang datang. Mereka bersedia mengeluarkan uang untuk membeli cenderamata dan donasi untuk menjaga ketenangan Ram Bahdur yang akhirnya menjadi obyek dari komersialisasi desa dan orang-orang disekitarnya (dilaporkan oleh Discovery channel bahwa keluarganya tidak mengambil sedikitpun keuntungan atas hal tersebut)

semedi tanpa makanDerasnya berita Manusia ajaib ini menimbulkan keraguan bahwa berita ini hoax. Maka pada Desember 2005, 9 orang anggota komite yang dibentuk pemerintahan yang dipimpin oleh seorang Lhama yaitu Gunjaman memperhatikan Bomjon secara seksama selama 48 Jam dan tidak ditemukan bahwa ia mendapatkan/mengambil makanan selama periode pengawasan itu. Sebuah rekaman video dibuat menyertai test itu dari jarak sekitar 3 Meter. Sebuah group Peneliti kesehatan mencoba melakukan penelitian independent namun tidak diperkenankan untuk memasang lampu sorot saat malam.

Pada tahun 2007, the Discovery Channel membuat dilm dokumenter yang berjudul ‘”The Boy With Divine Powers”. Pembuatan filem dokumentasi itu dilakukan Discovery sebanyak 2 kali dan selama 4 hari pengamatan mereka positif menyatakan bahwa Ram tidak mendapatkan/diberi makan diwaktu malam.

Di hari kedua pembuatan Film, Ram dilaporkan mengeluarkan keringat yang banyak, Seorang ahli meditasi lokal yang menyertai crew, mengidentifikasi itu sebagai salah satu metoda yoga disebut ‘tumo’ yaitu orang yang melakukan meditasi mengurangi kehilangan panas tubuh dan mempertahankan suhu tubuh (Demonstrasi mengenai hal itu juga dilakukan sang ahli dengan bermeditasi didepan Ram). Pada malam hari, suhu udara dilaporkan mencapai 10 derajat Celcius. 

Kepada Crew Discovery, penduduk juga melaporkan bahwa beberapa waktu sebelumnya Ram pernah pernah di gigit oleh Ular berbisa yang dapat mematikan manusia seketika, Ram secara simple ‘mengeluarkan racun itu keluar lewat pori-porinya’ sambil terus melanjutkan mediatasinya

Di hari ketiga, terjadi kekacauan, aliran listrik putus, pengambilan film terhenti dan mereka pulang.

Pada upaya kedua beberapa minggu kemudian, kru film bisa memfilmkan Ram nonstop selama 96 jam, siang dan malam, selama itu dia tidak minum atau makan apa pun. Menurut para ilmuwan yang ada di dokumenter, rata-rata manusia diperkirakan akan mati karena gagal ginjal setelah empat hari tanpa minum cairan apa pun. Sebuah inspeksi lebih dekat yang dilakukan kru film di sekitar pohon tempat duduk Ram tidak menunjukkan suplai makanan tersembunyi ataupun pipa air.

Pada Januari tahun yang sama, 59 orang yang mulai kebosanan menemaninya dikejutkan ketika Ram secara spontan mengeluarkan api dari tubuhnya. Kemudian Ia di laporkan meneriaki kakaknya untuk melemparkan handuk basah padanya.

Penduduk desa juga melaporkan bahwa ada Macan yang memasuki kampung, ini diketahui dari jejak-jejak kaki yang di temukan oleh komite keamanan. Keadaan itu membuat Discovery menyimpulkan bahwa kegunaan Pagar yang ada di sekeliling Ram bukan untuk menciptakan Hoax (mitos) namun untuk melindunginya.
bertahan hidup tanpa makan

Lepas dari itu semua, seorang yang melakukan praktek meditasi mungkin saja mendapatkan bentuk energi yang dimakan dari udara yang dihirup dan meng-absorb elemen yang ada di udara.

Mengejutkan?

Sumber : http://wirajhana-eka.blogspot.com

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Keajaiban, Ramalan dan Ilmiah

Read Next

Tidak Makan & Minum selama 70 tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published.