Cara Berdana Yang Baik dan Benar

[dropcap]B[/dropcap]erdana merupakan perbuatan yang paling mudah dan mendasar dari ajaran mengenai Dana, Sila dan Samadhi. Meskipun mudah, namun kita harus mengetahui cara berdana yang baik dan benar. Berdana dengan cara yang baik dan benar akan memberikan pahala yang sempurna.

25592_620Tujuan berdana yang paling hakiki dalam agama Buddha sebenarnya adalah bukan sekedar menolong orang. Seseorang yang tertolong karena akibat kita berdana hanya merupakan tujuan sampingan. Tujuan umat Buddha dalam berdana yang perlu dilatih adalah tujuan untuk mampu ‘melepas’.

Sungguh tidak mudah untuk bisa berlatih melepas ketika kita berdana. Dengan pengertian melepas, kita tidak lagi mengharapkan apa-apa ketika berdana. Umumnya kita, saya dan anda semua biasanya mengharapkan sesuatu dalam berdana entah itu harapan agar kelak memperoleh kekayaan, memperoleh kesehatan, umur panjang bahkan mengharapkan setelah berdana nama kita menjadi harum dn dikenal orang.

Berdana dengan pengertian seperti diatas tidaklah salah. Namun jika kita menginginkan berdana yang berkualitas, yang bermutu maka sedikit demi sedikit saat berdana kita harus mengubah pikiran dari berdana dengan pamrih menjadi latihan melepas.  Latihan berdana dengan baik dan benar tersebut termasuk latihan yang tidak mudah. Saat melepas, kita berusaha bebas dari kemelekatan terhadap apa yang kita danakan. Dengan pengertian melepas kita mampu memberikan hal-hal yang terbaik yang kita miliki untuk didanakan.

Ada delapan hal yang perlu diperhatikan dalam berdana yang baik dan benar seperti yang diuraikan oleh Romo Cunda J Supandi dalam ceramah Dhamma saat kebaktian Minggu pagi di Vihara Pluit Dharma Sukha.

Romo Cunda J Supandi juga memberikan nasihat bagaimana kita harus bertindak pada saat berdana makanan kepada Bhikkhu Sangha dari aliran Theravada sesuai dengan vinaya ( aturan kebhikkhuan)

Silakan anda mendengarkan secara lengkap ceramah dhamma dari Romo Cunda J Supandi mengenai cara berdana yang baik dan benar. Klik tombol play dari player dibagian atas artikel  ini untuk mendengarkan secara online.

Selamat mendengarkan. Semoga bermanfaat. Yakinlah hukum Karma akan berjalan dengan sendirinya. Berdana yang baik dan benar pasti akan menimbulkan pahala tanpa perlu diharapkan. 

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Magabudhi

Read Next

Pengertian Tiga Perlindungan (Trisarana)

Leave a Reply

Your email address will not be published.