Ajahn Siripanno: Anak Orang Terkaya di Asia Tenggara Menjadi Bhikkhu

Kisah tentang Pangeran Siddharta yang meninggalkan kemewahan istana untuk kemudian menjadi pertapa di hutan sebelum akhirnya menjadi Buddha, terulang kembali dalam dunia modern. Lebih tepatnya terjadi di negeri jiran, Malaysia.

siripannoAdalah Ven. Siripanno yang lebih memilih menjadi bhikkhu ketimbang menerima warisan segunung uang dari ayahnya, Ananda Krishnan, orang terkaya ke-2 Asia Tenggara dan terkaya ke-89 dunia asal Malaysia. “Uang tidak bisa membeli kedamaian batin dan kebahagiaan sejati,” ujar Ven. Siripanno.

Ven. Siripanno adalah anak laki-laki satu-satunya Ananda Krishnan dari istri yang berasal dari Thailand. Ia memiliki dua adik perempuan. Sebagai satu-satunya anak laki-laki, Ven. Siripanno seharusnya adalah penerus kerajaan bisnis ayahnya.

Ananda Krishnan adalah pengusaha sukses keturunan Srilanka. Kerajaan bisnisnya diantaranya bergerak di bidang media (Astro), satelit (MEASAT), minyak bumi dan gas (Bumi Armada, Pexco), telekomunikasi (Maxis, Aircel), hingga perusahaan investasi dan properti. Menurut majalah Forbes, kekayaan Ananda Krishnan mencapai 9,6 miliar dollar AS atau sekitar 92,8 triliun rupiah! 933914_272412336228346_1424721754_n

Ananda Krishnan lahir dari keluarga Buddhis yang berimigrasi dari Srilanka. Walaupun memiliki kekayaan berlimpah, namun Ananda Krishnan tetap rendah hati. Ia juga dikenal sebagai filantropis, terutama dalam bidang pendidikan.

Puluhan tahun lalu, Ananda Krishnan kehilangan putranya. Ia kemudian mencari-carinya, dan pencariannya terhenti di sebuah monasteri di Thailand utara. Ia terkejut melihat putranya mengenakan jubah cokelat, berkepala plontos dengan sebuah mangkuk patha di tangan. Lalu Ananda Krishnan mengundang putranya yang telah jadi bhikkhu tersebut untuk makan di rumahnya.

1402035432-watpahnana-o

Dengan ramah Ven. Siripanno menjawab, “Maaf, saya tidak bisa menerima undangan Anda. Seperti para bhikkhu lain, saya harus ber-pindapatta untuk mengumpulkan dana makanan.” Balasan Ananda Krishnan kemudian menjadi headline di berbagai media, “Dengan semua kekayaan yang saya miliki, saya bahkan tidak mampu memberi makan untuk putraku sendiri.”

Putranya kemudian tetap tinggal di monasteri di hutan Thailand, dan seperti para bhikkhu lain, kehidupannya juga bergantung pada sokongan umat.

Sebelum menjadi bhikkhu, Ven. Siripanno dibesarkan dan bersekolah di Inggris. Ia sangat cerdas dan menguasai 8 bahasa. Ia ditahbis saat usia 18 pada tahun 1989 di Wat Pah Nanachat, sebuah vihara hutan di Thailand utara yang didirikan oleh Ajahn Chah pada tahun 1975. Vihara tersebut dikepalai Ajahn Sumedho, seorang murid Ajahn Chah asal Amerika. Kebanyakan bhikkhu yang tinggal di situ adalah bhikkhu bule.

23_ajahn_siripanno_and_mother_retreat_centre_kanchanaburi_404

Apa yang membuat Ven. Siripanno yang kini berusia 40 tahun lebih memilih menjadi bhikkhu daripada menikmati kekayaan warisan ayahnya? “Hal paling berharga yang bisa kita lakukan dalam hidup adalah membuat pikiran menjadi damai,” ujar Ven. Siripanno suatu ketika. Dan ia menemukannya di dalam kesederhanaan hidup sebagai bhikkhu Sangha, bukan dalam tumpukan triliunan uang ayahnya.

Pada usia 18 tahun ( 1989 ), dia melakukan penahbisan Bhikkhu sementara di Thailand, yang merupakan bagian tradisi keluarga Buddhis Thailand, dimana dia ingin memberikan penghormatan kepada keluarga ibunya, yang adalah seorang Thailand penganut Buddha .

12346368_1521512578163280_2025694995508863294_n
Penahbisan ini merupakan saat petama baginya berkenalan dengan ajaran Buddha,  dan menjadi saat yang menyenangkan dan sesuatu yang baru baginya , dimana selama ini dia dibesarkan di Inggris.

Pada awalnya dia hanya berencana menjalani kehidupan Bhikkhu hutan selama dua minggu dan setelahnya kembali pada kehidupan duniawi, tanpa pernah terpikirkan bahwa Bhikkhu hutan akan menjadi karir kehidupannya.

1402280050-VenerableS-o
Hatinya berubah ketika dia melihat sendiri bagaimana komunitas  Bhikkhu begitu menghormati Ajahn Chah.

Ajahn Chah seorang Bhikkhu Theravada terkenal dengan banyak memiliki  murid dari Barat , antara lain Ajahn Sumedho ( Inggris ) dan Ajahn Brahm ( Australia ).

Namun harapannya untuk belajar langsung dari Ajahn Chah pupus, karena pada saat itu guru besar tersebut sudah sakit parah dan hampir tidak bisa berbicara, Bhikkhu Siripanno hanya berkesempatan bertemu Ajahn Chah satu kali, tapi ini mempunyai dampak besar dan mengubah hidupnya!

12347958_1521512574829947_5595954731192328655_n
Apa yang ia alami selama tinggal di Vihara hutan telah benar-benar mengubah persepsinya tentang agama Buddha dan kehidupan Bhikkhu, rencana awal dua minggu sekarang telah berlangsung dua-puluh tahun.

Saat ini Bhikkhu Siripanno menjadi Kepala Vihara di Wat Dao Dum Hermitage, sebuah vihara hutan di Thailand utara yang terletak di hutan lindung nasional , perbatasan antara Thailand dan Myanmar.

ajahn_siripanno_2_744

Ananda Krishnan Menyediakan Waktu untuk Anak

TAN SIN CHOW, The Asia News Network (The Star)
GEORGE TOWN | Tue, 04/24/2012 2:15 PM

Tan_SiripannoMiliarder T. Ananda Krishnan mengambil cuti dari jadwal sibuk beliau untuk dapat bertemu dengan anaknya yaitu Bhikkhu Siripannyo, yang sedang melaksanakan latihan meditasi di Penang Hill sini.

Mengenakan T-shirt dan jeans, taipan berusia 74 tahun itu terlihat tiba di kaki bukit tempat wisata populer dengan mengendarai BMW diikuti oleh beberapa pengawal sekitar pukul 09:00 kemarin.

Dia dibawa ke sebuah lokasi yang dirahasiakan jauh di dalam hutan di Penang Hill, tempat anaknya sedang melaksanakan latihan meditasi dengan 60 orang lain.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa YM  Siripannyo adalah putra tunggalnya dari pernikahan sebelumnya dengan wanita Thailand.

Surat kabar setempat berbahasa Mandarin, Kwong Wah Yit Poh, menyoroti di halaman depan edisi hari itu tentang pertemuan orang terkaya kedua di Malaysia tersebut dengan anaknya.

Diterangkan pula bahwa YM Siripanno datang mengikuti pelaksanaan meditasi di bukit tersebut pada hari Minggu sebelum bermalam di sebuah bangunan bergaya kolonial dalam hutan.

Menurut warga setempat, sang taipan telah membeli tempat untuk menenangkan diri tersebut tiga tahun yang lalu sebelum diperbaiki untuk mengembalikan kejayaannya di masa lampau.

Dalam gedung tersebut terdapat 30 kamar unik.

miliarder menjadi bhikkhu

Harian itu juga melaporkan bahwa YM Siripannyo terlihat merangkapkan kedua telapak tangannya dan menghormat saat ia bertemu ayahnya.

Dia kemudian mengajak ayahnya ke sebuah taman sehingga Ananda Krishnan dapat mengambil foto-foto pepohonan dan kupu-kupu saat mereka berjalan bersama.

Diketahui kemudian bahwa sang taipan meninggalkan bukit  sekitar tengah hari sementara anaknya dan yang lainnya berangkat ke Thailand pada malam harinya.

Ananda Krishnan, yang akrab disebut AK, menurut daftar majalah Forbes terbaru diperkirakan memiliki kekayaan  senilai US $ 9.6 bil (RM29.66 bil) yang menjadikannya orang terkaya kedua di Asia Tenggara setelah Robert Kuok. Ia juga menduduki posisi orang terkaya nomor 89 di dunia.

anak menjadi pertapa

Dia memiliki kerajaan multimedia yang mencakup dua perusahaan telekomunikasi Maxis Communications dan Measat Broadcast Network Systems (Astro) serta tiga  satelit komunikasi yang mengorbit bumi.

Sumber :

1. Internet
2. http://www.thejakartapost.com/news/2012/04/24/ananda-krishnan-makes-time-son.html

Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

Read Previous

Buddhisme Sembuhkan Gaya Hidup Galau

Read Next

R.A Kartini : ”Ik ben een Boeddha-kindje “

14 Comments

  • sangat baik info ini untuk contoh bagi mereka yang mendewakan materi.jadi mengerti tujuan hidup yang benar,

  • hebat…..benar2 hebat, tetapi berarti dia tidak mengerti cara mengelola kekayaannya untuk meringankan beban orang lain, dimata saya dia hanya orang egois! yg hanya mementingkan kedamaian hatinya pribadi…….dia sanggup menenangkan mungkin sedikit meringankan beban orang banyak dgn sedikit mengelola kekayaannya……hanya untuk kedamaian pribadi apa hebatnya, mungkin saja kalian tidak mengerti menjadi anak dari seorang yg sangat kaya, bagaimana perlakuan ayahnya terhadapnya, bagaimana sensitif anak terhadap perlakuan ayahnya……hehehehehe atau dia hanya menghindari ayahnya pernah berkata, kamu tidak akan hidup tanpa uangku! hehehehe kita tak akan pernah tahu karena semasa kita memakai kacamata orang kebanyakan atau orang di bawah kaya hanyalah terdapat kata2 wow…..padahal yg dia lakukan biasa2 saja atau mungkin bodoh!!! salam katresnan

    • Saudara ray bolehkah saya bertanya apa menurut anda hal terpenting dalam hidup anda? Dan selama ini hal yg anda lakukan apakah utg kedamaian hati banyak org atau pribadi anda? Apakah anda sudah melakukan seseatu yg luar biasa demi kebaikan orang lain diatas kebaikan anda? Disini kita tidak berbicara skala tp lebih kepada niat. Jangan seperti politikus indonesia de… salam dogresnan

      • Lebih baik lagi jika dia tetap melanjutkan usaha orang tua nya. Dan membagikan 80-100 % keuntungan perusahaan nya untuk orang yang membutuhkan. Dengan keuntungan perusahaan nya akan lebih banyak mensejahterakan lebih banyak orang.

        Dengan melanjutkan atau mengembangkan usaha, dan membayar para pekerja dengan layak (jauh lebih tinggi dari minimum wage), akan jauh lebih banyak orang yg merasakaan manfaat nya.

      • Kedamaian pribadi diatas segala kekacauan, kesengsaraan, penderitaan dan kehancuran yang sedang berlangsung di dunia saat ini adalah sesuatu yg naif. Bagaimana kita bisa merasa damai dan bahagia saat kita tahu dengan pasti bahwa disekeliling kita berada di ambang kehancuran dengan pemanasan global yang tidak dapat dihentikan? Di saat sekeliling kita sangat membutuhkan pertolongan yang melebihi kedamaian pribadi kita? Bagaimana kita bisa merasa damai bila kita tidak pernah tahu akan arti keberadaan kita di dunia ini sebenarnya? Apakah tujuan hidup kita di dunia ini semata-mata hanya untuk merasakan kedamaian pribadi?

        • Kalau anda sudah memahami kalau segala sesuatu adalah anicca / tidak kekal, dan segala sesuatu itu hanyalah fenomena dan bahkan ‘aku’ sendiri sebenarnya tidak ada / anatta dan menjadi tidak tergoyahkan lagi oleh pujian dan hinaan atau kesenangan dan kesedihan. Maka apa yg anda katakan diatas itulah hal yang naif.

          Ajaran ini (dhamma sang Buddha) memang tidak semua org bisa memahami, tapi kalau anda bisa memahami, kekayaan sebanyak apapun menjadi tidak bernilai lagi.

          Tapi kembali lagi, kita ga bisa menjudge apa yg orang lakukan itu benar atau salah, termasuk tulisan ini sendiri, karena sebagai manusia biasa kita masih rentan dengan ketiga akar kejahatan, sehingga bisa saja kita menganggap apa yg kita lakukan baik, padahal akar dasarnya adalah keserakahan (cth: haus pujian, dsb). Semoga tulisan ini tidak menyinggung siapapun atau menyerang siapapun.

          Salam Metta

        • Pertanyaannya adalah:
          Bagaimana Anda bisa memberi kedamaian bagi orang lain saat anda tidak memiliki ataupun memahami tentang kedamaian itu sendiri?

          Karena sampai saat ini anda yg anda yakini adalah materi dapat memberikan kedamaian ataupun menjadi sumber kedamaian.
          jadi adalah hal yg wajar anda akan berasumsi bahwa materi / uang adalah sumber kedamaian.

          tetapi kalau anda mencoba melihat segala sesuatu dengan sudut pandang yg berbeda, anda akan melihat bahwa tidak ada yg salah dengan dunia ini. ^^

  • so nice.. di harapkan ayahnya bisa membangun sebuah vihara yg megah utk anaknya..

  • dear all,
    tidak semua kebahagiaan bisa dibeli dengan uang.
    tidak ada aku yg kekal.
    hendaknya menjadi teladan utk semua agar tidak mendewakan uang.
    salam budhist.

  • Very touching, sangat kagum
    Sabbe satta bhavantu sukhitatta

  • Menjadi bhikkhu dengan batin yang bahagia dan kemudian mampu mengajarkan serta mengarahkan orang lain menuju batin yang bahagia adalah berkah mulia yang tak akan pernah tertandingi oleh sekedar kemampuan menggaji ataupun “membagi-bagikan” uang atau materi kepada orang banyak.
    Simply saying, kita sendiri lebih pilih batin yang bahagia tanpa beban atau pilih harta benda dan uang yang tidak dapat membeli kebahagiaan batin tersebut?
    Semoga kita semua senantiasa semakin bijak.

    Regards.

  • yg dilakukannya sgt terpuji, itu merupakan langkah awal menuju pintu kebahagiaan dgn melepaskan kemelekatan yg ada padanya. saya berpendpt bhw beliau tidak perlu dgn tetap menjalani kehidupan duniawi dgn harta berlimpah dan menyumbang ke yg membutuhkan..karena ortunya juga akan melakukan kebajikan itu sendiri dgn terbawa suasana dari anaknya tsb. toh kalau semua org ngerti bhw kita sebenarnya hny memerlukan dharma sbg pegangan hidup dan yakin tidak akan lg memerlukan pertolongan sumbangan harta dari org lain…sadhu3x

  • 92.8 Trilyun rupiah hanya bisa memberi damai 92.8 juta orang jika per orang dikasih 1 juta rupiah dan hanya dalam 1 hari saja, bandingkan dengan kedamaian dari 1 mulut kepada 10 muridnya dan dari 10 muridnya kepada masing-masing 10 orang secara berantai dalam 9 hari maka ada 100 juta orang yang damai hatinya dan seterusnya dalam 9 hari kedepan jika umur Bhikku Ajahn siripanno masih 20 tahun lagi kalikan sadja…… Semoga semua mahluk berbahagia selalu…shadu shadu shadu

  • semoga semua makluk hidup di buka bumi ini damai dan sehat selalu.sadhu sadhu sadhu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *