30 Bhikkhu Thai Ditangkap, karena Penyalahgunaan Obat Terlarang

Lebih dari 30 bikkhu Thailand telah ditangkap pada 11 Juli 2013 untuk penggunaan narkoba ilegal, kata seorang pejabat, dalam skandal terbaru yang sangat memukul institusi Buddha Kerajaan.

Seorang bhikkhu didakwa dengan perdagangan narkoba, setelah dilakukan tes urine menunjukkan bahwa 31 biarawan – dari beberapa lusin biara di distrik Mo Ban provinsi Saraburi – telah menggunakan methamphetamine.

“Warga sudah sering mengeluh pertemuan mencurigakan dalam kuil dan kebanyakan dari mereka adalah pengguna narkoba atau orang yang terlibat dengan obat-obatan,” kata seorang pejabat pemerintah setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

bhiksu gadungan ditangkap polisi
Mereka yang menjalani rehabilitasi dan berhenti memakai narkoba akan diizinkan untuk memasukkan kembali kerahiban, ia menambahkan.

Pendeta Budha Thailand telah dilanda serangkaian skandal, dengan media lokal melaporkan kasus obat bius, minum, judi dan mengunjungi pelacur.

Rekaman terakhir dari tiga bhikkhu terbang dengan jet pribadi dengan kacamata hitam dan tas Louis Vuitton mewah memicu kehebohan di negara yang didominasi penganut Buddha.

Salah satu dari tiga Bhikkhu itu yaitu  Luang Pu Nen Kham, juga sedang diselidiki atas dugaan berbagai pelanggaran, termasuk seks dengan anak dibawah umur, penggelapan, kepemilikan obat, pajak dan pencucian uang menurut Departemen Departemen Kehakiman Investigasi Khusus.

Dia sekarang di luar negeri meskipun keberadaan persisnya tidak jelas. Otoritas Buddhis mengatakan mereka akan meminta kementerian luar negeri Thailand untuk mencabut paspornya.

Sumber : http://www.chiangraitimes.com/news/17667.html

Vinkmag ad
Apakah Anda Menyukai Artikel Ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar Anda

Bagaimana Pendapat Anda

sugata

“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya; Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya; Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya, meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma” (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)

Read Previous

Usaha Tanggulangi Bhikkhu-Bhikkhu Palsu di Birma

Read Next

Pendirian Arca Buddha 40 Ton di Sentral Buddhis Florida

Leave a Reply

Your email address will not be published.